Selasa, 27 Oktober 2026

MATERI KELAS 8 : HAVE AND HAS

 IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Selasa, 27 Oktober 2026

Fase / Kelas : D / 8D

Judul Materi  : Have and Has

Pertemuan : 2

CP : Peserta didik mengaplikasikan kepemilikan menggunakan kata kerja 'have' dan 'has' secara tepat dalam teks lisan maupun tulis. 

TP : Peserta didik mampu menyusun kalimat kepemilikan menggunakan 'have/has' dengan benar sekaligus merefleksikan sikap tanggung jawab atas amanah.

- Mindfull : Guru memotivasi peserta didik untuk mengamati perbedaan penekanan kata kerja lisan tersebut. Murid diajak menyadari kebesaran Allah yang memiliki alam semesta beserta isinya, sementara manusia hanya dipinjami barang-barang kecil di bumi.

- Meaningfull : Murid menelaah mengapa 'I, You, We, They' menggunakan 'have' dan 'He, She, It' menggunakan 'has'. 

- Joyfull : Pasangan saling mengoreksi jika terjadi kesalahan gramatikal (*peer correction*) dalam suasana yang menyenangkan.

ATP :

- Guru membawa sebuah 'Mystery Bag' berisi beberapa benda sekolah. Guru memanggil satu murid dan memberikan kantong itu.

- Murid merumuskan pertanyaan kritis tentang pengecualian aturan tersebut. Guru menyisipkan pemahaman nilai bahwa setiap benda yang kita miliki (have/has) akan dimintai pertanggungjawaban fungsi adabnya.

- Murid bekerja berpasangan dengan teman sebangku (Pair). Mereka mengambil benda-benda riil dari kotak alat tulis masing-masing. Mereka berlatih menyusun kalimat kepemilikan lisan secara bergantian


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, coba kita renungi dan ingat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan dan memelihara kita dengan Asmaul Husna-Nya.

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Mencerminkan sifat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu menuju kesempurnaan dan bentuk terbaiknya. Penambahan nilai presisi untuk melengkapi persamaan menunjukkan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan komposisi yang pas; apa yang tampak "kurang" pada mulanya telah dirancang memiliki penawar atau pasangan yang tepat untuk mencapai keutuhan.
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Aturan baku dalam melengkapi kuadrat sempurna, di mana setiap penambahan nilai pada ruas kiri wajib ditambahkan pada ruas kanan dengan jumlah yang sama persis demi menjaga kesepadanan (=), melambangkan hukum keadilan dan ketetapan mutlak Al-Malik. Prinsip keseimbangan ini menegaskan bahwa seluruh sistem di alam semesta berjalan di bawah kendali dan aturan-Nya yang adil, konsisten, serta tidak dapat diubah secara sepihak.

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Menggambarkan sifat Ar-Razzaq yang Maha Mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Selain itu, tahap akhir penarikan akar kuadrat yang menghasilkan dua opsi penyelesaian melambangkan bahwa Allah selalu menyediakan lebih dari satu opsi jalan keluar dan pintu rezeki bagi manusia yang mau berikhtiar menyelesaikan persoalan hidupnya.


MATERI :






 Mempelajari bahasa Inggris sering kali dimulai dengan memahami kata kerja bantu atau auxiliary verbs. Salah satu yang paling mendasar namun sering membingungkan bagi pemula adalah penggunaan have dan has. Meskipun keduanya memiliki arti yang sama, yaitu mempunyai atau memiliki, penggunaannya sangat bergantung pada subjek dalam sebuah kalimat. 

Penggunaan Have dan Has dalam Bahasa Inggris Perbedaan utama antara have dan has terletak pada subjek yang digunakan. Dalam tata bahasa Inggris, kita mengenal adanya kata ganti orang atau pronouns. 

Berikut adalah pembagian penggunaannya: Penggunaan Have Have digunakan jika subjek kalimat adalah orang pertama tunggal, orang kedua tunggal/jamak, dan orang ketiga jamak. Subjek tersebut meliputi: 
• I (Saya) 
• You (Kamu/Kalian) 
• They (Mereka)
• We (Kita/Kami) 
• Subjek jamak lainnya (Contoh: The students, My parents)

 Penggunaan Has Has digunakan khusus untuk subjek orang ketiga tunggal. Subjek tersebut meliputi: 
• She (Dia perempuan) 
• He (Dia laki-laki) 
• It (Kata ganti benda atau hewan) 
• Nama orang tunggal (Contoh: Budi, Maria)
 • Subjek tunggal lainnya (Contoh: The cat, My company) 

 Fungsi Have dan Has dalam Kalimat Selain menyatakan kepemilikan, have dan has juga berfungsi sebagai kata kerja bantu dalam pembentukan kalimat Present Perfect Tense. 

1. Sebagai Kata Kerja Utama (Possession) Dalam konteks ini, have dan has berarti mempunyai. Contoh: 
• I have a new laptop. 
• Siska has a beautiful voice. 

2. Sebagai Kata Kerja Bantu (Present Perfect Tense) Dalam konteks ini, have dan has diikuti oleh kata kerja bentuk ketiga (Verb 3) untuk menunjukkan aksi yang telah selesai dilakukan atau masih berlangsung hingga sekarang. Contoh: 
• We have lived here for ten years. 
• He has finished his homework. 

 Bentuk Negatif dan Tanya Saat kita membuat kalimat negatif atau tanya dalam bentuk Simple Present (kepemilikan), kita memerlukan bantuan kata kerja do atau does. 

Penting untuk diingat bahwa ketika does muncul, kata kerja kembali ke bentuk dasar yaitu have, meskipun subjeknya adalah orang ketiga tunggal. Kalimat Negatif: 
• I do not have a car. 
• She does not have a car. (Bukan does not has) Kalimat Tanya: 
• Do you have a pen? 
• Does he have a pen? (Bukan does he has)


ASSESMEN :






KESIMPULAN MATERI :

Meskipun keduanya memiliki arti yang sama, yaitu mempunyai atau memiliki, penggunaannya sangat bergantung pada subjek dalam sebuah kalimat. 

Penggunaan Have dan Has dalam Bahasa Inggris Perbedaan utama antara have dan has terletak pada subjek yang digunakan. Dalam tata bahasa Inggris, kita mengenal adanya kata ganti orang atau pronouns. 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :

MATERI KELAS 9 : CONGRATULATION AND COMPLIMENT OTHERS

 IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran: Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Selasa,, 27 Oktober 2026

Fase / Kelas : D / 9C, 9A, 9D

Judul Materi  : Congratulation and Compliment Others

Pertemuan : 2

CP : Peserta didik menggunakan ungkapan selamat (congratulation) dan pujian (compliment) untuk membina hubungan interpersonal yang positif dengan guru, teman, dan lingkungan sekitar.

TP : Peserta didik mampu menyampaikan ucapan selamat dan pujian tulus kepada orang lain dengan menggunakan ungkapan Islami yang menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah dan kerendahan hati.

-  Mindfull : Guru menayangkan video animasi tanpa suara orang menerima piala, siswa menebak emosi dan tindakan.

- Meaningfull : Guru memberikan pujian tulus berbasis adab kepada salah satu murid, memicu rantai pujian berantai antarmurid

- Joyfull : Teknik Apersepsi: 'Memory Flash'. Guru menampilkan potongan kata acak ekspresi pertemuan 1 & 2, siswa menyusunnya secara cepat dalam kelompok.


ATP :

- Siswa menyimak video dialog autentik ungkapan 'Congratulation'

- Siswa secara mandiri menyusun draf kalimat pujian atas penampilan (appearance) atau prestasi (achievement) berdasarkan kartu situasi yang didapat

- Siswa mendesain teks kartu secara mandiri sesuai target penerima.


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, coba kita renungi dan ingat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan dan memelihara kita dengan Asmaul Husna-Nya.

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Mencerminkan sifat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu menuju kesempurnaan dan bentuk terbaiknya. Penambahan nilai presisi untuk melengkapi persamaan menunjukkan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan komposisi yang pas; apa yang tampak "kurang" pada mulanya telah dirancang memiliki penawar atau pasangan yang tepat untuk mencapai keutuhan.
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Aturan baku dalam melengkapi kuadrat sempurna, di mana setiap penambahan nilai pada ruas kiri wajib ditambahkan pada ruas kanan dengan jumlah yang sama persis demi menjaga kesepadanan (=), melambangkan hukum keadilan dan ketetapan mutlak Al-Malik. Prinsip keseimbangan ini menegaskan bahwa seluruh sistem di alam semesta berjalan di bawah kendali dan aturan-Nya yang adil, konsisten, serta tidak dapat diubah secara sepihak.

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Menggambarkan sifat Ar-Razzaq yang Maha Mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Selain itu, tahap akhir penarikan akar kuadrat yang menghasilkan dua opsi penyelesaian melambangkan bahwa Allah selalu menyediakan lebih dari satu opsi jalan keluar dan pintu rezeki bagi manusia yang mau berikhtiar menyelesaikan persoalan hidupnya.


Setiap orang memiliki sebuah mimipi atau sesauatu yang ingin dicapai dalam hidupnya. Tapi kadang kenyataan yang terjadi tidak selalu sesuai seperti yang kita harapkan.
Meraih sesuatu dalam hidup bukanlah sesuatu yang mudah, untuk meraih sesuatu diperlukan banyak usaha, perjuangan, serta kerja keras.

Itulah mengapa saat seseorang atau salah satu teman kita berhasil meraih sesuatu dalam hidupnya, kita harus memberikan sebuah apresiasi untuk memberikan dukungan atau menyemangatinya supaya dia tetap melakukan yang terbaik dan meraih keberhasilan lainnya.

Pada pelajaran kali ini, kita akan mencoba membahas beberapa ungkapan yang sering digunakan untuk memberikan ucapan selamat, pujian serta respon terhadap ungkapan-ungkapan tersebut.

Materi ini sangat simple karena kita tidak memerlukan ungkapan yang cukup panjang untuk memberikan ucapan selamat kepada orang lain.

 

Congratulating Someone

Kita biasanya memberikan ucapan selamat pada saat seseorang berhasil meraih sesuatu, mendapatkan sesuatu, dsb.

Contoh ungkapan yang digunakan:

Congratulations!
(Selamat)

Well done!
(Kerja bagus)

Good job!
(Kerja bagus)

I'm proud of you.
(Aku merasa bangga padamu)

Great!
(Hebat)

Fantastic!
(Luar biasa)

You did incredible job!
(Kamu telah melakukan pekerjaan yang luar biasa)

Congratulations for moving to the new house.
(Selamat, atas kepindahannya ke rumah baru)


Kita juga dapat membuat ucapan selamat dengan menyebutkan prestasi yang telah diraih, seperti contoh ungkapan berikut:

Congratulations on + (achievement) [prestasi yang diraih]


Congratulations on your achievement.
(Selamat atas pencapaianmu) 

Congratulations on being promoted to be a new branch manager.

(Selamat atas promosinya menjadi manajer cabang yang baru)

Congratulations on being elected as the best employee of the year.
(Selamat atas promosinya menjadi karyawan terbaik sepanjang tahun)

Congratulations on winning the singing contest.
(Selamat atas kemenangannya pada kontes bernyanyi)

 

Sedikit berbeda dengan ungkapan Congratulations, Ungkapan Compliment (pujian) biasanya digunakan pada saat kita memuji seseorang atas penampilannya.

Dalam beberapa situasi Compliment (pujian) juga digunakan disaat yang bersamaan dengan ungkapan selamat, karena biasanya setelah memberikan selamat orang juga memberikan pujian atas apa yang telah dicapai atau diraih.
Berikut beberapa contoh ungkapan Compliment yang biasa digunakan.


Giving Compliment to Someone


You look beautiful today.
(Kamu terlihat cantik hari ini)

You look gorgeous.
(kamu terlihat menawan)

Your dress is beautiful.
(Pakaianmu bagus)

You are brilliant.
(Kamu cemerlang)

You look handsome with that new hair cut.
(Kamu terlihat ganteng dengan potongan rambut baru itu)

You are looking good.
(Kamu terlihat bagus)

You're very clever.
(Kamu sangat pandai)

You have such beautiful eyes.
(Kamu memiliki mata yang indah) 

That dress fits on you.
(Baju itu cocok dengan mu)

Selain contoh ungkapan di atas kita juga dapat menggunakan ungkapan compliment (pujian) dengan menggunakan pola berikut:

What + Adjective + Noun


Contoh:

What a wonderful dress.
(Betapa bagusnya pakaian tsb)

What a nice cook.
(Betapa enaknya masakan tsb)

What a beautiful girl.
(Betapa cantiknya wanita tsb)

What a smart boy.
(Betapa pintarnya akan laki-laki tsb)


Kita juga dapat menggunakan pola seperti berikut untuk membuat ungkapan pujian:

How + Adjective + Subject + To be


Contoh:

How smart you are.
(Betapa pintarnya kamu)

How diligent you are.
(Betapa rajinnya kamu)

How impressive you are.
(Betapa mengesankan dirimu)

How bright you are.
(Betapa cerdasnya kamu) 

How kind she is.
(Betapa baiknya dia) 

How amazing your car is.
(Betapa mengagumkannya mobilmu)


Catatan:

Saat kita menggunakan ungkapan compliment (pujian) seperti pola di atas, maka sebaiknya kita merujuk pada sesuatu hal yang baik yang memang ada pada orang yang kita berikan pujian tersebut.

Karena pola di atas juga dapat digunakan untuk ungkapan surprising (terkejut). Seperti dalam ungkapan "What a tiring day" (Betapa melelahkannya hari ini) ungkapan tersebut tidak bermakna pujian meskipun memiliki pola yang sama. Atau contoh yang lain seperti "How terrible the concert is" (Betapa buruk konser itu).

 

Apabila kita mendapat ucapan selamat atau pujian dari seseorang, kita dapat merespon ucapan selamat atau pujian tersebut dengan menggunakan ungkapan berkut:


Responding to Congratulations or Compliment

Berikut adalah ungkapan yang dapat digunakan untuk merespon sebuah ucapan selamat (congratulations) atau sebuah pujian (compliment):

Thank you.
(Terima kasih)

Thank you, it's nice of you to say so.
(Terima kasih, kamu baik sekali telah mengatakan hal tersebut)

Thank you for your appreciaton.
(Terima kasih atas apresiasimu)

Thank you very much for saying so.
(Terima kasih banyak telah mengatakan hal tersebut)

I'm glad you like it

(Aku senang kamu menyukainya)

Thanks for your compliment.
(Terima kasih atas pujianmu)


Contoh Dialog

Untuk lebih jelas perhatikan contoh dialog berikut:


Dialogue 1

Jono   : I finally get a scholarship to Canada after taking several tests.
Sarah  : Really?
Jono   : Yes, I've just gotten the confirmation e-mail.
Sarah  : Wow, congratulations on your success.
Jono   : Thank you for your apprecation.


Dialog 1
Jono      : Akhirnya aku mendapatkan beasiswa ke Kanada setelah menyelesaikan

  beberapa ujian.
Sarah     : Benarkah?
Jono      : Ya, Aku baru saja telah mendapatkan e-mail konfirmasi.
Sarah     : Wow, selamat atas kesuksesanmu.
Jono      : Terima kasih atas apresiasimu


Dialogue 2

Firman : I saw your performance last night on TV, it was wonderful, you have such

                a beautiful voice. Congratulations on winning the competition.
Diana   : Thank you very much for saying so. You are a good friend.
Firman : No problem, You'll always have my support.
Diana  : Thanks.


Dialog 2
Firman : Aku telah melihat penampilanmu tadi malam di TV, penampilanmu

                mengagumkan, kamu memiliki suara yang indah. Selamat atas kemenangan

                pada kompetisi tersebut.
Diana  : Terima kasih banyak telah mengatakan hal tersebut. Kamu teman yang baik.
Firman : Tidak masalah, kamu akan selalu mendapatkan dukunganku.
Diana  : Terima kasih.




ASSESMEN :






KESIMPULAN MATERI PEMBELAJARAN :

Materi ini sangat simple karena kita tidak memerlukan ungkapan yang cukup panjang untuk memberikan ucapan selamat kepada orang lain.

Dalam beberapa situasi Compliment (pujian) juga digunakan disaat yang bersamaan dengan ungkapan selamat, karena biasanya setelah memberikan selamat orang juga memberikan pujian atas apa yang telah dicapai atau diraih

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :


Senin, 26 Oktober 2026

MATERI KELAS 8 : HAVE AND HAS

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Senin,  26 Oktober 2026

Fase / Kelas : D / 8D,8C

Judul Materi  : Have and Has

Pertemuan : 1

CP : Peserta didik mengaplikasikan kepemilikan menggunakan kata kerja 'have' dan 'has' secara tepat dalam teks lisan maupun tulis. 

TP : Peserta didik mampu menyusun kalimat kepemilikan menggunakan 'have/has' dengan benar sekaligus merefleksikan sikap tanggung jawab atas amanah.

- Mindfull : Guru memotivasi peserta didik untuk mengamati perbedaan penekanan kata kerja lisan tersebut. Murid diajak menyadari kebesaran Allah yang memiliki alam semesta beserta isinya, sementara manusia hanya dipinjami barang-barang kecil di bumi.

- Meaningfull : Murid menelaah mengapa 'I, You, We, They' menggunakan 'have' dan 'He, She, It' menggunakan 'has'. 

- Joyfull : Pasangan saling mengoreksi jika terjadi kesalahan gramatikal (*peer correction*) dalam suasana yang menyenangkan.

ATP :

- Guru membawa sebuah 'Mystery Bag' berisi beberapa benda sekolah. Guru memanggil satu murid dan memberikan kantong itu.

- Murid merumuskan pertanyaan kritis tentang pengecualian aturan tersebut. Guru menyisipkan pemahaman nilai bahwa setiap benda yang kita miliki (have/has) akan dimintai pertanggungjawaban fungsi adabnya.

- Murid bekerja berpasangan dengan teman sebangku (Pair). Mereka mengambil benda-benda riil dari kotak alat tulis masing-masing. Mereka berlatih menyusun kalimat kepemilikan lisan secara bergantian


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, coba kita renungi dan ingat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan dan memelihara kita dengan Asmaul Husna-Nya.

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Mencerminkan sifat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu menuju kesempurnaan dan bentuk terbaiknya. Penambahan nilai presisi untuk melengkapi persamaan menunjukkan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan komposisi yang pas; apa yang tampak "kurang" pada mulanya telah dirancang memiliki penawar atau pasangan yang tepat untuk mencapai keutuhan.
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Aturan baku dalam melengkapi kuadrat sempurna, di mana setiap penambahan nilai pada ruas kiri wajib ditambahkan pada ruas kanan dengan jumlah yang sama persis demi menjaga kesepadanan (=), melambangkan hukum keadilan dan ketetapan mutlak Al-Malik. Prinsip keseimbangan ini menegaskan bahwa seluruh sistem di alam semesta berjalan di bawah kendali dan aturan-Nya yang adil, konsisten, serta tidak dapat diubah secara sepihak.

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Menggambarkan sifat Ar-Razzaq yang Maha Mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Selain itu, tahap akhir penarikan akar kuadrat yang menghasilkan dua opsi penyelesaian melambangkan bahwa Allah selalu menyediakan lebih dari satu opsi jalan keluar dan pintu rezeki bagi manusia yang mau berikhtiar menyelesaikan persoalan hidupnya.


MATERI :






 Mempelajari bahasa Inggris sering kali dimulai dengan memahami kata kerja bantu atau auxiliary verbs. Salah satu yang paling mendasar namun sering membingungkan bagi pemula adalah penggunaan have dan has. Meskipun keduanya memiliki arti yang sama, yaitu mempunyai atau memiliki, penggunaannya sangat bergantung pada subjek dalam sebuah kalimat. 

Penggunaan Have dan Has dalam Bahasa Inggris Perbedaan utama antara have dan has terletak pada subjek yang digunakan. Dalam tata bahasa Inggris, kita mengenal adanya kata ganti orang atau pronouns. 

Berikut adalah pembagian penggunaannya: Penggunaan Have Have digunakan jika subjek kalimat adalah orang pertama tunggal, orang kedua tunggal/jamak, dan orang ketiga jamak. Subjek tersebut meliputi: 
• I (Saya) 
• You (Kamu/Kalian) 
• They (Mereka)
• We (Kita/Kami) 
• Subjek jamak lainnya (Contoh: The students, My parents)

 Penggunaan Has Has digunakan khusus untuk subjek orang ketiga tunggal. Subjek tersebut meliputi: 
• She (Dia perempuan) 
• He (Dia laki-laki) 
• It (Kata ganti benda atau hewan) 
• Nama orang tunggal (Contoh: Budi, Maria)
 • Subjek tunggal lainnya (Contoh: The cat, My company) 

 Fungsi Have dan Has dalam Kalimat Selain menyatakan kepemilikan, have dan has juga berfungsi sebagai kata kerja bantu dalam pembentukan kalimat Present Perfect Tense. 

1. Sebagai Kata Kerja Utama (Possession) Dalam konteks ini, have dan has berarti mempunyai. Contoh: 
• I have a new laptop. 
• Siska has a beautiful voice. 

2. Sebagai Kata Kerja Bantu (Present Perfect Tense) Dalam konteks ini, have dan has diikuti oleh kata kerja bentuk ketiga (Verb 3) untuk menunjukkan aksi yang telah selesai dilakukan atau masih berlangsung hingga sekarang. Contoh: 
• We have lived here for ten years. 
• He has finished his homework. 

 Bentuk Negatif dan Tanya Saat kita membuat kalimat negatif atau tanya dalam bentuk Simple Present (kepemilikan), kita memerlukan bantuan kata kerja do atau does. 

Penting untuk diingat bahwa ketika does muncul, kata kerja kembali ke bentuk dasar yaitu have, meskipun subjeknya adalah orang ketiga tunggal. Kalimat Negatif: 
• I do not have a car. 
• She does not have a car. (Bukan does not has) Kalimat Tanya: 
• Do you have a pen? 
• Does he have a pen? (Bukan does he has)


ASSESMEN :






KESIMPULAN MATERI :

Meskipun keduanya memiliki arti yang sama, yaitu mempunyai atau memiliki, penggunaannya sangat bergantung pada subjek dalam sebuah kalimat. 

Penggunaan Have dan Has dalam Bahasa Inggris Perbedaan utama antara have dan has terletak pada subjek yang digunakan. Dalam tata bahasa Inggris, kita mengenal adanya kata ganti orang atau pronouns. 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :

Sebagian besar siswa masih perlu penjelasan yang lebih rinci tentang have and has dan diperbanyak latihan - latihan soal.




MATERI KELAS 9 : CONGRATULATION AND COMPLIMENT OTHERS

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran: Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Senin, 26 Oktober 2026

Fase / Kelas : D / 9D

Judul Materi  : Congratulation and Compliment Others

Pertemuan : 1

CP : Peserta didik menggunakan ungkapan selamat (congratulation) dan pujian (compliment) untuk membina hubungan interpersonal yang positif dengan guru, teman, dan lingkungan sekitar.

TP : Peserta didik mampu menyampaikan ucapan selamat dan pujian tulus kepada orang lain dengan menggunakan ungkapan Islami yang menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah dan kerendahan hati.

-  Mindfull : Guru menayangkan video animasi tanpa suara orang menerima piala, siswa menebak emosi dan tindakan.

- Meaningfull : Guru memberikan pujian tulus berbasis adab kepada salah satu murid, memicu rantai pujian berantai antarmurid

- Joyfull : Teknik Apersepsi: 'Memory Flash'. Guru menampilkan potongan kata acak ekspresi pertemuan 1 & 2, siswa menyusunnya secara cepat dalam kelompok.


ATP :

- Siswa menyimak video dialog autentik ungkapan 'Congratulation'

- Siswa secara mandiri menyusun draf kalimat pujian atas penampilan (appearance) atau prestasi (achievement) berdasarkan kartu situasi yang didapat

- Siswa mendesain teks kartu secara mandiri sesuai target penerima.


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, coba kita renungi dan ingat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan dan memelihara kita dengan Asmaul Husna-Nya.

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Mencerminkan sifat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu menuju kesempurnaan dan bentuk terbaiknya. Penambahan nilai presisi untuk melengkapi persamaan menunjukkan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan komposisi yang pas; apa yang tampak "kurang" pada mulanya telah dirancang memiliki penawar atau pasangan yang tepat untuk mencapai keutuhan.
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Aturan baku dalam melengkapi kuadrat sempurna, di mana setiap penambahan nilai pada ruas kiri wajib ditambahkan pada ruas kanan dengan jumlah yang sama persis demi menjaga kesepadanan (=), melambangkan hukum keadilan dan ketetapan mutlak Al-Malik. Prinsip keseimbangan ini menegaskan bahwa seluruh sistem di alam semesta berjalan di bawah kendali dan aturan-Nya yang adil, konsisten, serta tidak dapat diubah secara sepihak.

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Menggambarkan sifat Ar-Razzaq yang Maha Mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Selain itu, tahap akhir penarikan akar kuadrat yang menghasilkan dua opsi penyelesaian melambangkan bahwa Allah selalu menyediakan lebih dari satu opsi jalan keluar dan pintu rezeki bagi manusia yang mau berikhtiar menyelesaikan persoalan hidupnya.


Setiap orang memiliki sebuah mimipi atau sesauatu yang ingin dicapai dalam hidupnya. Tapi kadang kenyataan yang terjadi tidak selalu sesuai seperti yang kita harapkan.
Meraih sesuatu dalam hidup bukanlah sesuatu yang mudah, untuk meraih sesuatu diperlukan banyak usaha, perjuangan, serta kerja keras.

Itulah mengapa saat seseorang atau salah satu teman kita berhasil meraih sesuatu dalam hidupnya, kita harus memberikan sebuah apresiasi untuk memberikan dukungan atau menyemangatinya supaya dia tetap melakukan yang terbaik dan meraih keberhasilan lainnya.

Pada pelajaran kali ini, kita akan mencoba membahas beberapa ungkapan yang sering digunakan untuk memberikan ucapan selamat, pujian serta respon terhadap ungkapan-ungkapan tersebut.

Materi ini sangat simple karena kita tidak memerlukan ungkapan yang cukup panjang untuk memberikan ucapan selamat kepada orang lain.

 

Congratulating Someone

Kita biasanya memberikan ucapan selamat pada saat seseorang berhasil meraih sesuatu, mendapatkan sesuatu, dsb.

Contoh ungkapan yang digunakan:

Congratulations!
(Selamat)

Well done!
(Kerja bagus)

Good job!
(Kerja bagus)

I'm proud of you.
(Aku merasa bangga padamu)

Great!
(Hebat)

Fantastic!
(Luar biasa)

You did incredible job!
(Kamu telah melakukan pekerjaan yang luar biasa)

Congratulations for moving to the new house.
(Selamat, atas kepindahannya ke rumah baru)


Kita juga dapat membuat ucapan selamat dengan menyebutkan prestasi yang telah diraih, seperti contoh ungkapan berikut:

Congratulations on + (achievement) [prestasi yang diraih]


Congratulations on your achievement.
(Selamat atas pencapaianmu) 

Congratulations on being promoted to be a new branch manager.

(Selamat atas promosinya menjadi manajer cabang yang baru)

Congratulations on being elected as the best employee of the year.
(Selamat atas promosinya menjadi karyawan terbaik sepanjang tahun)

Congratulations on winning the singing contest.
(Selamat atas kemenangannya pada kontes bernyanyi)

 

Sedikit berbeda dengan ungkapan Congratulations, Ungkapan Compliment (pujian) biasanya digunakan pada saat kita memuji seseorang atas penampilannya.

Dalam beberapa situasi Compliment (pujian) juga digunakan disaat yang bersamaan dengan ungkapan selamat, karena biasanya setelah memberikan selamat orang juga memberikan pujian atas apa yang telah dicapai atau diraih.
Berikut beberapa contoh ungkapan Compliment yang biasa digunakan.


Giving Compliment to Someone


You look beautiful today.
(Kamu terlihat cantik hari ini)

You look gorgeous.
(kamu terlihat menawan)

Your dress is beautiful.
(Pakaianmu bagus)

You are brilliant.
(Kamu cemerlang)

You look handsome with that new hair cut.
(Kamu terlihat ganteng dengan potongan rambut baru itu)

You are looking good.
(Kamu terlihat bagus)

You're very clever.
(Kamu sangat pandai)

You have such beautiful eyes.
(Kamu memiliki mata yang indah) 

That dress fits on you.
(Baju itu cocok dengan mu)

Selain contoh ungkapan di atas kita juga dapat menggunakan ungkapan compliment (pujian) dengan menggunakan pola berikut:

What + Adjective + Noun


Contoh:

What a wonderful dress.
(Betapa bagusnya pakaian tsb)

What a nice cook.
(Betapa enaknya masakan tsb)

What a beautiful girl.
(Betapa cantiknya wanita tsb)

What a smart boy.
(Betapa pintarnya akan laki-laki tsb)


Kita juga dapat menggunakan pola seperti berikut untuk membuat ungkapan pujian:

How + Adjective + Subject + To be


Contoh:

How smart you are.
(Betapa pintarnya kamu)

How diligent you are.
(Betapa rajinnya kamu)

How impressive you are.
(Betapa mengesankan dirimu)

How bright you are.
(Betapa cerdasnya kamu) 

How kind she is.
(Betapa baiknya dia) 

How amazing your car is.
(Betapa mengagumkannya mobilmu)


Catatan:

Saat kita menggunakan ungkapan compliment (pujian) seperti pola di atas, maka sebaiknya kita merujuk pada sesuatu hal yang baik yang memang ada pada orang yang kita berikan pujian tersebut.

Karena pola di atas juga dapat digunakan untuk ungkapan surprising (terkejut). Seperti dalam ungkapan "What a tiring day" (Betapa melelahkannya hari ini) ungkapan tersebut tidak bermakna pujian meskipun memiliki pola yang sama. Atau contoh yang lain seperti "How terrible the concert is" (Betapa buruk konser itu).

 

Apabila kita mendapat ucapan selamat atau pujian dari seseorang, kita dapat merespon ucapan selamat atau pujian tersebut dengan menggunakan ungkapan berkut:


Responding to Congratulations or Compliment

Berikut adalah ungkapan yang dapat digunakan untuk merespon sebuah ucapan selamat (congratulations) atau sebuah pujian (compliment):

Thank you.
(Terima kasih)

Thank you, it's nice of you to say so.
(Terima kasih, kamu baik sekali telah mengatakan hal tersebut)

Thank you for your appreciaton.
(Terima kasih atas apresiasimu)

Thank you very much for saying so.
(Terima kasih banyak telah mengatakan hal tersebut)

I'm glad you like it

(Aku senang kamu menyukainya)

Thanks for your compliment.
(Terima kasih atas pujianmu)


Contoh Dialog

Untuk lebih jelas perhatikan contoh dialog berikut:


Dialogue 1

Jono   : I finally get a scholarship to Canada after taking several tests.
Sarah  : Really?
Jono   : Yes, I've just gotten the confirmation e-mail.
Sarah  : Wow, congratulations on your success.
Jono   : Thank you for your apprecation.


Dialog 1
Jono      : Akhirnya aku mendapatkan beasiswa ke Kanada setelah menyelesaikan

  beberapa ujian.
Sarah     : Benarkah?
Jono      : Ya, Aku baru saja telah mendapatkan e-mail konfirmasi.
Sarah     : Wow, selamat atas kesuksesanmu.
Jono      : Terima kasih atas apresiasimu


Dialogue 2

Firman : I saw your performance last night on TV, it was wonderful, you have such

                a beautiful voice. Congratulations on winning the competition.
Diana   : Thank you very much for saying so. You are a good friend.
Firman : No problem, You'll always have my support.
Diana  : Thanks.


Dialog 2
Firman : Aku telah melihat penampilanmu tadi malam di TV, penampilanmu

                mengagumkan, kamu memiliki suara yang indah. Selamat atas kemenangan

                pada kompetisi tersebut.
Diana  : Terima kasih banyak telah mengatakan hal tersebut. Kamu teman yang baik.
Firman : Tidak masalah, kamu akan selalu mendapatkan dukunganku.
Diana  : Terima kasih.




ASSESMEN :






KESIMPULAN MATERI PEMBELAJARAN :

Materi ini sangat simple karena kita tidak memerlukan ungkapan yang cukup panjang untuk memberikan ucapan selamat kepada orang lain.

Dalam beberapa situasi Compliment (pujian) juga digunakan disaat yang bersamaan dengan ungkapan selamat, karena biasanya setelah memberikan selamat orang juga memberikan pujian atas apa yang telah dicapai atau diraih

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :

Sebagian besar siswa masih perlu penjelasan yang lebih rinci tentang compliment dan diperbanyak latihan - latihan soal.