Selasa, 15 September 2026

MATERI KELAS 8 : DEGREES OF COMPARISON AND SUPERLATIVE

 IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Selasa,  15 September 2026

Fase / Kelas : D / 8D

Materi  : Degree of Comparison and Superlative

Pertemuan : 2

CP : Peserta didik membandingkan karakteristik dua objek atau lebih menggunakan tingkat perbandingan (comparative & superlative) dalam teks tulis.


TP : Peserta didik mampu memformulasikan kalimat perbandingan (Degree of Comparison) untuk menganalisis perbedaan objek tanpa merendahkan pihak lain.

- Mindfull : Guru mengaitkan kebesaran Allah SWT yang menciptakan segala sesuatu secara berpasangan dan berbeda agar manusia saling mengenal.

- Meaningfull : Membandingkan fisik benda diperbolehkan untuk kejelasan informasi, namun membandingkan fisik manusia dilarang jika bertujuan merendahkan. Murid menuliskan pemahaman aturan tata bahasa regular 1-syllable di buku mereka.

Joyfull : Murid berpasangan dengan teman sebangku (Pair). Mereka mengambil dua benda yang ada di dalam tas masing-masing


ATP :

- Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar membandingkan dua objek secara sopan dan akurat dalam bahasa Inggris menggunakan 'Comparative Degree'.

- Guru menampilkan tabel kata sifat 1 suku kata (taller, smaller, shorter) di papan tulis. Murid diminta berpikir mandiri (Think) dan mengamati pola perubahan kata sifat tersebut. Murid merumuskan secara mandiri mengapa ada penambahan '-er' dan kata 'than'. Guru menekankan nilai adab.

- Murid secara berpasangan, mereka mengaplikasikan rumus yang dipahami dengan membuat 3 kalimat perbandingan tertulis di lembar kerja yang disediakan (e.g., "My ruler is longer than your ruler"). Guru berkeliling memberikan bimbingan individual dan memastikan interaksi terjalin secara santun.


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, coba kita renungi dan ingat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan dan memelihara kita dengan Asmaul Husna-Nya.

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Mencerminkan sifat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu menuju kesempurnaan dan bentuk terbaiknya. Penambahan nilai presisi untuk melengkapi persamaan menunjukkan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan komposisi yang pas; apa yang tampak "kurang" pada mulanya telah dirancang memiliki penawar atau pasangan yang tepat untuk mencapai keutuhan.
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Aturan baku dalam melengkapi kuadrat sempurna, di mana setiap penambahan nilai pada ruas kiri wajib ditambahkan pada ruas kanan dengan jumlah yang sama persis demi menjaga kesepadanan (=), melambangkan hukum keadilan dan ketetapan mutlak Al-Malik. Prinsip keseimbangan ini menegaskan bahwa seluruh sistem di alam semesta berjalan di bawah kendali dan aturan-Nya yang adil, konsisten, serta tidak dapat diubah secara sepihak.

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Menggambarkan sifat Ar-Razzaq yang Maha Mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Selain itu, tahap akhir penarikan akar kuadrat yang menghasilkan dua opsi penyelesaian melambangkan bahwa Allah selalu menyediakan lebih dari satu opsi jalan keluar dan pintu rezeki bagi manusia yang mau berikhtiar menyelesaikan persoalan hidupnya.
 

MATERI : 




Degree of Comparison digunakan ketika kita membandingkan sesuatu dengan yang lain dan hanya digunakan untuk adjective (kata sifat) dan adverb (keterangan untuk kata kerja). Perlu diingat bahwa noun (kata benda) dan verb (kata kerja) tidak mempunyai Degree of Comparison.
Contoh:
  • He is the smartest student in the class.
       Kata ‘smartest’ adalah adjective (kata sifat).
  • Among the members of the group, Ms. Sarah speaks most effectively.
      Kata ‘effectively’ adalah adverb (keterangan untuk kata kerja).

Jenis-jenis Degree of Comparison

Terdapat tiga jenis Degree of Comparison, yaitu:

1. Positive Degree

Degree ini digunakan ketika kita membicarakan mengenai suatu benda atau orang.
Contoh:
  •  am tall.
  • It is not useful.
Pada kalimat di atas, hanya ada satu orang yang dibicarakan yaitu ‘I’ dan ‘It’.
Contoh lain:
  • This flower is beautiful.
  • She is an intelegent girl.
  • This house is big.

2. Comparative Degree (lebih)

Degree ini digunakan ketika kita kita membandingkan dua benda atau orang. Kita bisa menggunakan ‘more’ atau tambahan ‘er’ pada akhiran adjective atau adverb.
Contoh:
  • I am taller than you.
  • This rose is more beautiful than those flowers.
Pada kalimat di atas, kita membandingkan ‘I’ dengan ‘you’ dan ‘This rose’ dengan ‘those flowers’. Kata ‘taller’ adalah versi komparatif dari ‘tall’, dan kata ‘more beautiful’ adalah versi komparatif dari ‘beautiful’.

Untuk menggunakan Comparative Degree, jangan lupa gunakan kata ‘than’ sebagai penghubung dengan apa yang kita bandingkan lainnya.
Contoh lain:
  • Your cake is more delicious than mine.
  • My hair is longer than hers.
  • I thought this test would be more difficult than the previous one.

3. Superlative Degree

Menunjukan ‘yang paling’. Superlative degree ini digunakan ketika terdapat lebih dari dua hal yang dibandingkan. Untuk bentuk dari superlative degree harus diawali dengan ‘the’ sebelum kata sifatnya
Contoh:
  • I am the happiest man on earth.
  • She is the most beautiful dog I’ve ever seen.
Pada kalimat tersebut, kata ‘happiest’ adalah versi superlative dari ‘happy’ untuk membandingkan dengan orang-orang lain dan ‘most beautiful’ adalah versi superlative dari ‘beautiful’ untuk membandingkan dengan semua anjing yang pernah ditemui.
Contoh lain:
  • He is the smartest student in this class.
  • He is the most honest person I’ve evek known.
  • This is not te biggest hotel in this area, I guess.

Bentuk Degree of Comparison

Jika kita perhatikan contoh-contoh kalimat di atas, akan terlihat beberapa bentuk Degree of Comparison. Untuk positive degree, bentuknya tetap adjective sederhana, seperti handsome, tall, bad, clever dan lain sebagainya. Sedangkan untuk comparative dan superlative degree bentuknya lebih variatif.
Berikut ini bentuk-bentuk Degree of Comparison:
  1. Untuk kata yang bersuku kata satu atau dua, pada comparative degree tambahkan ‘er’ pada setiap akhiran kata sifatnya, sedangkan pada superlative tambakan ‘est’.
PositiveComparativeSuperlative
ColdColderColdest
FastFasterFastest
CleverClevererCleverest

2. Untuk kata yang bersuku kata lebih dari dua, pada comparative degree tambahkan ‘more’ pada 
    sebelum kata sifatnya, sedangkan pada superlative tambahkan ‘most’.

PositiveComparativeSuperlative
CarefulMore CarefulMost Careful
DifficultMore DifficultMost Difficult
FamousMore FamousMost Famous

3. Untuk kata yang berakhiran ‘e’ bersuku kata satu atau dua, pada comparative degree tambahkan‘r’ 
    pada setiap akhiran kata sifatnya, sedangkan pada superlative tambahkan ‘st’.

PositiveComparativeSuperlative
LargeLargerLargest
SimpleSimplerSimplest
NiceNicerNicest

4. Untuk kata yang berakhiran ‘y’ bersuku kata satu atau dua, pada comparative degree hapuskan 
  huruf akhir ‘y’ tambahkan ‘ier’ pada setiap akhiran kata sifatnya, sedangkan pada superlative 
  tambakan ‘iest’.


VIDEO PEMBELAJARAN :


Sumber : Youtube






ASSESMEN:


Sumber : Pinterest

KESIMPULAN MATERI :
Degree of Comparison digunakan ketika kita membandingkan sesuatu dengan yang lain dan hanya digunakan untuk adjective (kata sifat) dan adverb (keterangan untuk kata kerja). Perlu diingat bahwa noun (kata benda) dan verb (kata kerja) tidak mempunyai Degree of Comparison.

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :

Pada pertemuan ke 2 ini sebagian besar siswa masih perlu penjelasan yang lebih rinci tentang degree of comparison and superlative dan diperbanyak latihan - latihan soal.

MATERI KELAS 9 : LABEL

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Selasa,  15 September 2026

Fase / Kelas :D /  9D

Materi  : Label

Pertemuan : 1

CP : Pada akhir Fase D, peserta didik membaca dan memirsa teks informasi factual berupa label (makanan, minuman, obat) untuk mendapatkan detail informasi secara kritis guna memilih produk yang aman.

TP : Peserta didik mampu menganalisis secara kritis informasi detail pada label produk (makanan, minuman, obat) guna memilih produk yang aman dan sesuai dengan prinsip Halalan Thayyiban.

- Mindfull : Memahami dan berfikir tayangan video dan kosakata yang terkait

- Meaningfull : Pemahaman dan mempresentasikan hasil temuan dari video dan teman sejawat

- Joyfull : membaca teliti tentang keamanan produk


ATP :

- Murid Memirsa tayangan video infografis mengenai struktur teks labe dan secara mandiri, mencatat kosakata asing terkait elemen informasi esensial yang mereka temukan dalam video informasi tersebut.

Menggunakan teknik "Label Component Hunting", murid mengaplikasikan pemahaman mereka dengan memindai teks pada produk dan mengidentifikasi setidaknya 5 komponen utama label ke dalam lembar kerja. Murid mempresentasikan hasil temuan komponen mereka di depan pasangan sejawat lainnya (Share).

Murid mengevaluasi kemudahan dan kesulitan dalam menemukan informasi kedaluwarsa atau bahan produk. Murid menyadari pentingnya ketelitian membaca demi keamanan diri sendiri.


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, coba kita renungi dan ingat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan dan memelihara kita dengan Asmaul Husna-Nya.

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Mencerminkan sifat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu menuju kesempurnaan dan bentuk terbaiknya. Penambahan nilai presisi untuk melengkapi persamaan menunjukkan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan komposisi yang pas; apa yang tampak "kurang" pada mulanya telah dirancang memiliki penawar atau pasangan yang tepat untuk mencapai keutuhan.
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Aturan baku dalam melengkapi kuadrat sempurna, di mana setiap penambahan nilai pada ruas kiri wajib ditambahkan pada ruas kanan dengan jumlah yang sama persis demi menjaga kesepadanan (=), melambangkan hukum keadilan dan ketetapan mutlak Al-Malik. Prinsip keseimbangan ini menegaskan bahwa seluruh sistem di alam semesta berjalan di bawah kendali dan aturan-Nya yang adil, konsisten, serta tidak dapat diubah secara sepihak.

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Menggambarkan sifat Ar-Razzaq yang Maha Mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Selain itu, tahap akhir penarikan akar kuadrat yang menghasilkan dua opsi penyelesaian melambangkan bahwa Allah selalu menyediakan lebih dari satu opsi jalan keluar dan pintu rezeki bagi manusia yang mau berikhtiar menyelesaikan persoalan hidupnya.


MATERI :
Sumber : Pinterest


      Pada kesempatan ini kita akan belajar tentang LABEL Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1. 

     Pernahkan kalian membeli makanan yang ada bungkusnya atau kemasannya? Jika biasanya setelah memakan isi dari kemasan tersebut bungkusnya dibuang, coba sekali-kali kalian perhatikan apa yang ada dalam kemasan tersebut. Pada kemasan tersebut itulah yang biasanya disebut label.

A.   Definition of Label (Pengertian Label)

 

      Label adalah keterangan yang terdapat di bagian luar kemasan dari sebuah produk/barang. Label bisa berupa keunggulan produk, petunjuk penggunaan,komposisi, indikasi dan sebagainya.Bentuk lain contoh label bisa berupa Nutrition fact yaitu informasi tentang kandungan gizi suatu makanan yangsiap dikonsumsi.Hal-hal yang biasanya terdapat dalam nutrition fact adalah : takaran saji, jumlah kalori, gizi, catatan kaki dan % daily values.

   Terdapat beberapa jenis label, yaitu Label of food (label makanan), label of drink (label minuman), dan label of medicine (label obat).





Sumber : Pinterest


B.   Social Function of Label  (Fungsi Sosial Label)

 

1.    To give detailed information about the product (Untuk memberikan informasi yang rinci dari sebuah produk).

 

2.    To choose healthy and safe product (Untuk memilih produk yang sehat dan aman).

 

3.    To avoid harmful effects (Untuk menghindari efek samping yang berbahaya).

 

C.   Generic Sturcture of Label ( Struktur Label )

 

1.    Brand of Product (Merek dari produk)

 

2.    Name of Product (Nama dari produk)


3.    Description of product (Penjelasan dari produk)

 

4.    Content/amount of product (Isi/jumlah dari produk)

 

5.    Ingredients (Komposisi)

 

6.    Nutrition Facts (Kandungan Nutrisi)

 

7.    Use (Kegunaan)

 

8.    Direction to use/dosage (Cara penggunaan/dosis)

 

9.    Direction to store (Cara penyimpanan)

 

10. Expiration date (Tanggal kadaluarsa)

 

D.   Language Feature of Label (Unsur kebahsaan Label)

 

1.    Ungkapan dan kosa-kata yang biasa digunakan pada obat, makanan, dan minuman.

 

2.    Menggunakan Imperative Sentence.

·         Command (Anjuran) 

E.g : Keep away from children.

·         Prohibition (Larangan)

E.g : Do not Accetp if the seal is broken.


Sumber : Pinterest




      Let's Watch the video :


Sumber : Youtube




ASSESMEN :


Look at the video in the LCD, and answer the question !



Sumber : Pinterest





KESIMPULAN MATERI :

Label adalah keterangan yang terdapat di bagian luar kemasan dari sebuah produk/barang. Label bisa berupa keunggulan produk, petunjuk penggunaan,komposisi, indikasi dan sebagainya.Bentuk lain contoh label bisa berupa Nutrition fact yaitu informasi tentang kandungan gizi suatu makanan yangsiap dikonsumsi.Hal-hal yang biasanya terdapat dalam nutrition fact adalah : takaran saji, jumlah kalori, gizi, catatan kaki dan % daily values.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :

Pada pertemuan ke 1 ini sebagian besar siswa masih perlu penjelasan yang lebih rinci tentang label dan contoh - contoh kongkrit dari label.