Senin, 24 Agustus 2026

KELAS 8 : SUMATIF LM TP1-TP3

  IDENTITAS :


Hari/Tanggal : Senin, 24 Agustus 2026

Mapel : Bahasa Inggris

Kelas : 8D, 8C

FASE : D

MODUL : 1, 2 and 3

TP : TP1, TP2, TP3

            







Assalamualaikum.Wr.Wb.

Kepada siswa siswi kelas 8C - 8D,  silahkan pesiapkan diri kalian untuk mengikuti Tes Sumatif Ruang Lingkup TP1 - TP3 dengan mempelajari materi - materi yang sudah dipelajari pada blog ini.
berikut ini adalah materi - materi yang mesti dipelajari :

Materi :
  • EXPRESSION OF COMPLIMENT
  • PRESENT CONTINOUS TENSE
  • RECOUNT TEXT


Keep Spirit....
Thank You...







MATERI KELAS 9 : SIMPLE FUTURE TENSE (WILL , SHALL, BE GOING TO)

 IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Senin,  24 Agustus 2026

Fase / Kelas : D / 9D

Judul Materi  : Future Tense


CP : Pada akhir Fase D, Bagian dari elemen Menulis-Mempresentasikan, peserta didik menggunakan struktur kalimat masa depan (Future Tense) untuk mengomunikasikan rencana, niat, atau prediksi masa depan secara akurat dalam konteks yang bervariasi.


TPPeserta didik mampu menyusun kalimat dan paragraf menggunakan Future Tense untuk mengekspresikan rencana masa depan dengan mengintegrasikan kesadaran spiritual tawakal dan optimisme Islami.

- Meaningfull : menyadari bahwa manusia wajib berencana dan berikhtiar secara optimal, namun masa depan adalah mutlak milik Allah SWT (Kebesaran Allah). Murid dibiasakan mengucapkan 'Insya Allah' sebagai bentuk adab ketundukan dan ketakwaan ketika menyatakan rencana (QS. Al-Kahfi: 23-24).

Meaningfull : Murid secara mendalam mengetahui apa itu future tense dan kegunaannya, dapat membedakan will dan going to.

Joyfull : Siswa berkerjasama, sharing pengalaman didalam kelompok. 


ATP :

- Mindfuill (Berkesadaran) : Guru mengajak murid merenungkan konsep waktu yang diciptakan Allah. Masa lalu sudah berlalu, masa kini adalah amanah, dan masa depan adalah harapan serta ketetapan Allah

- Meaningfull (Bermakna) : Orientasi siswa pada masalah kontekstual. Murid mengamati teks dialog pendek yang menggunakan 'will' dan 'be going to'. Murid menanya apa beda kedua penggunaan tersebut

- Joyfull (menggembirakan ) :   Setiap siswa melakukan penyelidikan individual dan kelompok. Murid berpasangan (Pair) memainkan 'Real-Time Prediction Game'. Mereka mengambil kartu situasi konseptual dan bergantian merumuskan respon ekspresi kalimat masa depan yang tepat.


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

1. Al-‘Alim (العليم)
Artinya: Yang Maha Mengetahui.
Allah Al-‘Alim mengetahui segala sesuatu secara sempurna: apa yang sudah terjadi, sedang terjadi, hingga apa yang akan terjadi di masa depan. Pengetahuan-Nya tidak terbatas waktu; segala peristiwa masa depan sudah tercatat sepenuhnya dalam ilmu-Nya.

2. Al-Muqtadir / Qadir (المقتدر / القادر)
Artinya: Yang Maha Berkuasa / Mahakuasa atas segala sesuatu.
Hubungannya dengan Future Tense:
Allah berkuasa menetapkan dan mewujudkan segala sesuatu di masa depan sesuai kehendak-Nya. Jika Dia berkehendak sesuatu terjadi di waktu yang akan datang, maka pasti terwujud tanpa ada yang bisa menghalangi.

3. Al-Akhir (الآخر)
Artinya: Yang Maha Akhir / Yang Berlaku Terakhir.
Hubungannya dengan Future Tense:
Nama ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang akan terjadi di masa depan, hingga akhir zaman, berada dalam ketetapan-Nya. Dialah yang menentukan kapan sesuatu terjadi dan kapan berakhir.

MATERI :




Pengertian simple future tense

Simple future tense merupakan bentuk tenses untuk menunjukkan suatu peristiwa yang belum mulai dan baru terjadi di waktu yang akan datang a.k.a di masa depan.

Jadi, tenses ini merujuk pada tindakan yang akan dilakukan setelah sekarang. Selain untuk mengekspresikan hal tersebut, simple future tense juga dapat kamu gunakan untuk menyatakan suatu prediksi dan keinginan.

 

Rumus simple future tense

Berbeda dengan simple present tense dan simple past tense, bentuk tenses yang satu ini mengandalkan modal auxiliary dan similar modal yang memiliki arti “akan”. Modal auxiliary pada simple future tense adalah will, shall, dan be going to. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

Sumber : Pinterest

Catat! Kamu perlu perhatikan beberapa bentuk atau aturan yang ada di dalam simple future tense agar tidak tertukar dengan tenses lain:

  • Pada simple future tense, bentuk kata kerja atau verb yang digunakan adalah selalu kata kerja dasar atau verb 1, sama seperti simple present tense.
  • Tidak ada perubahan kata kerja untuk semua subjek dan semua pola kalimat. Jadi, jika kamu membuat suatu kalimat menggunakan subjek I, You, We, They, He, She, It, Singular Subject, dan Plural Subject baik itu untuk kalimat positif, kalimat negatif, atau kalimat tanya, maka subjek tersebut akan selalu diikuti oleh kata kerja bentuk dasar atau verb 1 ya!


·         Shall, will, & Be going to: Apa bedanya?

·         Will, shall, dan be going to memang memiliki arti serupa, yaitu “akan”. Namun, serupa tak harus selalu sama, kan? Jadi, terdapat beberapa hal yang membedakan tiga modal tersebut, tergantung konteks kalimat yang akan digunakan. Yuk, kita cari tahu!


Sumber : Pinterest


Shall & Will

Dalam bahasa Inggris modern, will lebih sering dipakai. Jadi, modal ini bisa kamu terapkan untuk semua subjek, yaitu I, You, We, They, He, She, It. Sementara itu, shall biasanya lebih banyak digunakan untuk subject I dan We bagi mereka yang terbiasa berbahasa Inggris menggunakan gaya British yang lebih formal, guys.

Be going to

  • Sama seperti will, phrase modal ini bisa digunakan untuk semua subjek, yaitu I, You, We, They, He, She, It.
  • Be setelah subjek dapat diganti dengan am, is, are. Contoh: “We are going to..”

Contraction/singkatan pada simple future tense


Kamu masih ingat, kan, kalau dalam dua tenses yang sudah dipelajari sebelumnya, terdapat berbagai singkatan sebagai berikut:

does not = doesn’t

do not = don’t

was not = wasn’t

were not = weren’t

Nahtenses ini juga nggak mau ketinggalan dong! Berikut berbagai contraction yang dapat kamu gunakan dalam simple future tense.

Sumber : Pinterest

Adverb of Time Simple Future Tense

Berikutnya adalah pembahasan tentang adverb of time. Seperti biasanya, karena tenses merupakan perubahan bentuk kata kerja yang disebabkan oleh waktu, maka akan selalu ada kata keterangan waktu yang menjadi pelengkap atau complement-nya. Yuk, catat beberapa keterangan waktu yang mendakan kalimat dari simple future tense di bawah ini!


Sumber : Pinterest

Fungsi dan penerapan simple future tense dalam berbagai contoh pola kalimat


Penggunaan Will

1. Menyatakan suatu peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang

Untuk bagian ini, kamu dapat menggunakan rumus kalimat positif dengan modal will sebagaimana fungsi utama dari simple future tense. Contoh kalimatnya antara lain:

Beni will go to Turkey next month. (Beni akan berangkat ke Turki bulan depan.)

John will buy the luxury car tonight. (John akan membeli mobil mewah nanti malam.)

They will take the school examination tomorrow morning. (Mereka akan mengambil ujian besok pagi.)

2. Menyatakan keputusan untuk melakukan sesuatu tanpa rencana

Nggak semua aktivitas yang kita lakukan selalu terencana. Misal, kamu sedang duduk bersantai, lalu tiba-tiba di menit selanjutnya harus membukakan pintu untuk tamu pun merupakan bagian dari simple future tense. Contoh kalimat:

A: Hello, is anyone home? The door is locked. (Halo, apakah ada orang di rumah? Pintunya terkunci.)

B: Wait a minute, I’ll open the door for you. (Tunggu sebentar, aku akan membukakan pintunya untukmu.)

3. Menyatakan sebuah emosi atau perasaan

Pada kalimat ini nantinya akan menunjukkan perasaan yang sekiranya muncul di waktu mendatang. Berikut contoh penggunaannya:

My mom will love her new hermes bag. (Ibuku akan menyukai tas hermes barunya.)

I will love you just the way you are (Aku akan mencintaimu apa adanya.)

4. Memprediksi kejadian di masa depan

Prediksi dalam hal ini bisa terkait dengan cuaca atau keadaan. Misal:

It will rain tomorrow. (Besok akan hujan.)

5. Menyatakan kerelaan dan ketidakrelaan

Yes, fungsi ini hampir sama dengan poin nomor 2. Tapi, coba kamu bedakan dari contoh berikut:

I will carry your suitcase for you. (Saya akan membawakan kopermu.)

Anto will not leave her. (Anto tidak akan meninggalkan dia.)

Pada fungsi ini, biasanya menunjukkan suatu kerelaan atau ketidakrelaan yang berkaitan dengan orang lain.

6. Mengundang/mengajak orang lain

Kamu pasti pernah dengar kalimat berikut, “Will you marry me?” (Maukah kamu menikah denganku?) yang biasa dungkapkan seorang pria atau perempuan kepada pasangannya untuk mengajak menikah. Dalam hal ini, tentu modal  yang kamu pakai adalah will.

7. Mengungkapkan  janji

Janji merupakan kalimat yang bersifat jangka panjang yang berarti berkaitan dengan masa depan. Contoh:

I won’t tell anyone your secret. (Aku tidak akan memberitahu rahasiamu pada siapapun.)

8. Menyatakan ancaman

Yap! Selain janji, ancaman pun merupakan suatu hal yang kemungkinan terjadi di masa mendatang. Kamu dapat melihat contoh berikut:

If you do that again, I’ll tell Mum. (Jika kamu melakukan hal itu lagi, aku akan memberitahu Ibu.)

Fungsi dan pola kalimat dalam simple future tense memang tidak sedikit, nih. Namun, kamu pasti dapat memahaminya secara perlahan, kok. Apalagi kata kerja yang digunakan dalam tenses ini adalah bentuk kata kerja dasar (V1). Jadi, kamu tidak perlu kesulitan dengan perubahan bentuk verb. 


Penggunaan Shall

1. Menunjukkan sebuah keinginan dan ketidakinginan

Kamu dapat gunakan shall dalam bentuk positif dan negatif dengan subjek I dan We. Berikut contohnya:

I shall study tomorrow. (Aku akan belajar besok.)

We shan’t come to her party next week. (Kita tidak akan datang ke pesta dia minggu depan.)

2. Menyatakan suatu tawaran kepada orang lain

Untuk fungsi ini, shall akan berubah arti menjadi “perlu” atau “harus”. Contoh:

Shall I give you some money? (Perlukah aku memberimu sejumlah uang?) 

3. Meminta saran atau instruksi

Modal yang dapat kamu gunakan dalam simple future tense saat meminta saran pada orang lain adalah shall dengan bentuk kalimat interogatif. Contoh:

What shall I buy for dinner? (Apa yang harus aku beli untuk makan malam?)

 

Penggunaan Be going to

1. Menyampaikan sebuah keinginan namun baru sebatas niat (intention)

She is going to be a teacher. (Dia akan menjadi guru.)

I am going to his birthday party next month. (Aku akan pergi ke pesta ulang tahunnya bulan depan.)

2. Mengungkapkan prediksi berdasarkan bukti

Berbeda dengan fungsi nomor empat pada penggunaan will, untuk be going to digunakan jika ada pengungkapan bukti pada kalimat tersebut. Contoh:

Look at those grey clouds. It’s definitely going to rain. (Lihatlah awan kelabu itu, pasti akan hujan.)

 

Future tense dengan bentuk present continuous tense

Fungsi yang satu ini berkaitan juga dengan present continuous tense untuk menyatakan dua hal berikut:

1. Sesuatu yang sudah (hampir) pasti terjadi (faktual)

The students are coming tomorrow. (Murid-murid akan masuk besok (mungkin setelah libur panjang dan besok hari pertama sekolah.) 

The sun is rising in an hour, and our day is starting again. (Matahari akan bersinar satu jam lagi, dan hari kita akan dimulai lagi.) 

2. Sebuah kewajiban/paksaan

You are coming with me to the principal. (Kamu ikut saya menghadap kepala sekolah (tapi kejadiannya kan belum terjadi)

Fungsi dan pola kalimat dalam simple future tense memang tidak sedikit, nih. Namun, kamu pasti dapat memahaminya secara perlahan, kok. Apalagi kata kerja yang digunakan dalam tenses ini adalah bentuk kata kerja dasar (V1). Jadi, kamu tidak perlu kesulitan dengan perubahan bentuk verb. 

 

Agar lebih jelas lagi, marilah kita tonton video berikut ini :


Sumber : Youtube

  



ASSESMEN :




Sumber : Pinterest



KESIMPULAN MATERI  :

Simple future tense merupakan bentuk tenses untuk menunjukkan suatu peristiwa yang belum mulai dan baru terjadi di waktu yang akan datang a.k.a di masa depan.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :




Jumat, 21 Agustus 2026

KELAS 9 : SUMATIF LM TP1- TP2

 IDENTITAS :


Hari/Tanggal : Jum'at, 21 Agustus 2026

Mapel : Bahasa Inggris

Kelas : 9B, 9C

FASE : D

MODUL : 1, 2

TP : TP1, TP2

            







Assalamualaikum.Wr.Wb.

Kepada siswa siswi kelas 9A - 9D,  silahkan pesiapkan diri kalian untuk mengikuti Tes Sumatif Ruang Lingkup TP1 - TP2 dengan mempelajari materi - materi yang sudah dipelajari pada blog ini.
berikut ini adalah materi - materi yang mesti dipelajari :

Materi :
  • EXPRESSION OF HOPE AND WISH
  • PROCEDURE TEXT (MANUALS)


Keep Spirit....
Thank You...






Kamis, 20 Agustus 2026

MATERI KELAS 8 : RECOUNT TEXT

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Kamis, 20 Agustus  2026

Fase/ Kelas : D / 8C

Judul Materi  : Recount Text


CP : Peserta didik membaca dan merespons teks recount (pengalaman masa lalu) untuk mencari informasi spesifik, memahami tujuan teks, dan menyimpulkan amanat di dalamnya.


TP :  Peserta didik mampu menganalisis struktur teks recount dan merefleksikan nilai moral atau pelajaran berharga dari peristiwa masa lalu dengan kritis. 

- Mindfull : Peserta didik menyadari tentang sejarah, asal usul, pengalaman dimasa lalu

Meaningfull : Murid merenungkan (Think) secara mendalam apa tujuan penulis dan pesan tersiratnya dalam sebuah recount Text.

Joyfull : Siswa berkerjasama, sharing pengalaman didalam kelompok.


ATP :

- Mindfuill (Berkesadaran) : Murid secara mandiri membaca teks recount sejarah perjuangan tersebut (Mengamati & Menanya)

Meaningfull (Bermakna) : Guru memotivasi siswa pentingnya mengingat sejarah.

- Joyfull (menggembirakan ) :   Setiap anak ditantang mengidentifikasi kata kerja bentuk kedua (Past Verbs) yang ada di dalam teks.


MATERI :




PENGERTIAN RECOUNT TEXT

Recount Text adalah sebuah teks bacaan yang berisi tentang cerita atau runtutan sebuah kejadian atau pengalaman yang terjadi di masa lampau. Dengan kata lain, recount text juga bisa dikatakan bahwa teks ini adalah sejenis teks cerita, namun recount text diambil dari pengalaman yang terjadi pada masa lampau dan sebelumnya sudah pernah dialami.
Recount Text bisa juga diartikan sebuah kegiatan untuk “mengingat kembali” suatu kejadian yang sudah terjadi pada masa lampau melalui cerita sebuah text.

KARAKTERISTIK ATAU CIRI – CIRI RECOUNT TEXT

Ada beberapa karakteristik atau ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh Recount Text, yaitu sebagai berikut:
  • Mempunyai judul yang bisa merangkum teks.
  • Karena menceritakan peristiwa yang terjadi di masa lampau, maka recount text selalu menggunakan past tense. Seperti: Last month, I spent my holiday in Bali island with my friends.
  • Menggunakan adverb dan adverbial phrase untuk menjelaskan waktu, tempat dan cara. Seperti: last month, in Malang, lately, dll
  • Menggunakan action verbs. Seperti: visited, ate, spent, went, brought, took, dll.
  • Karena sifatnya bercerita secara berurutan, maka sering mamakai kata sambung yang menghubungkan peristiwa-peristiwa dalam waktu, sepertias next, later, when, then, after, before, first, after that.
  • Karena sifatnya menceritakan atau menggambarkan sebuah peristiwa, maka banyak menggunakan verb (kata kerja), dan kata keterangan (yang menggambarkan secara lebih detail bagaimana verb (kata kerja) dilakukan.

JENIS – JENIS RECOUNT TEXT

Recount Text secara umum dibagi menjadi beberapa jenis yang didasarkan pada tujuan dibentuknya sebuah recount text. Tujuan recount text secara umum yaitu untuk menyampaikan informasi atau memberikan informasi atau menceritakan tentang sebuah peristiwa yang terjadi di masa lampau.
Ada 3 jenis recount text yang memiliki tujuan berbeda, yaitu sebagai berikut;
Personal Recount Text
Personal Recount Text merupakan sebuah recount text yang memiliki tujuan untuk menceritakan kembali pengalaman penulis secara pribadi atau memberikan informasi mengenai pengalaman si penulis di masa lampau.
Factual Recount Text
Factual recount text sendiri memiliki tujuan untuk menjelaskan atau menceritakan sebuah kejadian yang terjadi secara faktual atau nyata. Contoh factual recount text yaitu seperti kejadian ilmiah dalam ilmu pengetahuan.
Imaginative Recount Text
Imaginative Recount Text merupakan jenis recount text yang mempunyai tujuan imajinatif, dengan kata lain, si penulis menceritakan peristiwa atau pengalamannya di masa lalu secara imajinasi.

LANGUAGE FEATURE PADA RECOUNT TEXT

Berikut ini merupakan Language Feature of Recount text:
  • Memperkenalkan personal participant seperti I, my group, etc
  • Menggunakan chronological connection seperti then, first, etc
  • Menggunakan linking verb seperti was, were, saw, heard, etc
  • Menggunakan action verb seperti look, go, change, etc
  • Menggunakan simple past tense

SOCIAL FUNCTION

Untuk menceritakan kembali sebuah event atau kejadian dengan tujuan untuk memberi informasi atau sekedar menghibur para pembaca.
Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan saat kita ingin membuat sebuah recount text:
  1. Fokus pada seorang individu, dan gunakanlah subject “I” atau “we”
  2. Gunakan kata yang menjelaskan waktu kapan, seperti “after lunch”, dan kata yang menjelaskan dimana peristiwa tersebut terjadi, misalnya “in the garden”.
  3. Tulislah menggunakan kata lampau atau past tense seperti menggunakan kata had, visited
  4. Gunakan action words seperti helped, crutched.

STRUKTUR UMUM RECOUNT TEXT

Selanjutnya mari kita pahami seperti apa struktur atau kerangka atau model penyusunan suatu Recount Text atau teks recount. Secara teori, umumnya recount text memiliki struktur sebagai berikut:
  1. ORIENTATION atau pengenalan. Apa itu pengenalan teks? Pada paragraf awal stiap tulisan sederhana biasanya berisi informasi umum yang merujuk pada isi keseluruhan teks. informasi ini biasanya meliputi siapa, dimana, dan kapan
  2. EVENT atau peristiwa: Apa saja yang tejadi tehadap pelaku dalam teks tesebut.
  3. REORIENTATION atau pengenalan kembali. Ini berisi infomasi secara keseluruhan yang ditulis dengan cara yang ringkas dan padat.
Recount text atau teks recount sering kita temui di dlam tulisan berupa biografi, diary, pengalaman liburan, pengalaman kerja, autobiografi, dan lain sebagainya.

CONTOH RECOUNT TEXT PENDEK

A Trip to the Zoo

Yesterday my family went to the zoo to see the elephant and other animal. When we got to the zoo, we went to the shop to buy some food to give to the animals.

After getting the food we went to the nocturnal house where we saw birds and reptiles which only come out at night.

Before lunch we went for a ride on the elephant. It was a thrill to ride it. Dad nearly fell off when he let go of the rope. During lunch we fed some birds in the park. In the afternoon we saw the animals being fed.

When we returned home we were tired but happy because we had so much fun.

Terjemahannya :

Perjalanan ke Kebun Binatang

Kemarin keluargaku pergi ke kebun binatang untuk melihat gajah dan hewan lainnya. Ketika sampai di kebun binatang, kami pergi ke toko untuk membeli makanan yang akan aku berikan langsung kepada hewan.

Setelah mendapatkan makanannya, kami pergi ke rumah nokturnal dimana kami dapat melihat burung dan reptil yang hanya keluar pada malam hari.

Sebelum makan siang, kami pergi untuk mengendarai gajah. Sungguh mengasyikkan dapat mengendarainya. Ayah hampir terjatuh saat melepaskan tali pegangan yang diberikan. Saat makan siang, kami memberi makan beberapa burung di taman. Sore harinya, kami melihat hewan-hewan itu diberi makan oleh petugas.

Ketika kami kembali ke rumah, kami lelah tapi bahagia karena kami bersenang-senang.


My Bad Day on Sunday

I had a terrible day yesterday.

First, I woke up an hour late because my alarm clock didn’t go off. Then, I was in such a hurry that I burned my hand when I was making breakfast. After breakfast, I got dressed so quickly that I forgot to wear socks.

Next, I ran out of the house trying to get the 9:30 bus, but of course I missed it. I wanted to take a taxi, but I didn’t have enough money.

Finally, I walked the three miles to my school only to discover that it was Sunday!
I hope I never have a day as the one I had yesterday.


VIDEO PEMBELAJARAN :

LET'S WATCH THE VIDEOS :


ASSESMEN :





KESIMPULAN MATERI :

Recount Text adalah sebuah teks bacaan yang berisi tentang cerita atau runtutan sebuah kejadian atau pengalaman yang terjadi di masa lampau. Dengan kata lain, recount text juga bisa dikatakan bahwa teks ini adalah sejenis teks cerita, namun recount text diambil dari pengalaman yang terjadi pada masa lampau dan sebelumnya sudah pernah dialami.

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :

Setelah 4x pertemuan materi recount text, sebagian besar menganalisis struktur teks recount dan merefleksikan nilai moral atau pelajaran berharga dari peristiwa masa lalu dengan kritis