Senin, 12 Oktober 2026

MATERI KELAS 9 : PRESENT PERFECT TENSE

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari/Tanggal : Senin,  12 Oktober  2026

Fase / Kelas : D / 9D

Judul Materi  : Present Perfect Tense

Peretemuan : 1

CP : Peserta didik menggunakan Present Perfect Tense untuk mengomunikasikan tindakan atau kejadian yang telah terjadi di masa lalu namun efek atau hubungannya masih berlangsung hingga saat ini.

TP : Peserta didik mampu menerapkan struktur Present Perfect Tense dalam teks lisan dan tulis untuk menjelaskan pengalaman atau tindakan yang telah selesai dikerjakan sebagai cerminan sikap akuntabel.

- Mindfull : Murid mandiri (Think) mengamati kartu situasi kontras (sebab-akibat waktu) untuk mengonstruksi rumus

- Meaningfull : Murid mengkonstruksi rumus Present Perfect Tense.

- Joyfull : Murid merenungkan kesadaran bahwa "Apa yang saya lakukan beberapa menit lalu menentukan kondisi saya saat ini."


ATP :

- Murid menelaah teks biografi pendek tokoh teladan secara mandiri (Think) untuk memahami penggunaan penanda waktu already dan yet

- Murid saling mewawancarai (Pair) menggunakan matriks wawancara tentang amanah/tugas di rumah yang sudah (already) atau belum (yet) diselesaikan (Share).

- Murid mengisi jurnal akuntabilitas diri: menilai kejujuran komitmen mereka terhadap tugas-tugas hidup.


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, coba kita renungi dan ingat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan dan memelihara kita dengan Asmaul Husna-Nya.

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Mencerminkan sifat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu menuju kesempurnaan dan bentuk terbaiknya. Penambahan nilai presisi untuk melengkapi persamaan menunjukkan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan komposisi yang pas; apa yang tampak "kurang" pada mulanya telah dirancang memiliki penawar atau pasangan yang tepat untuk mencapai keutuhan.
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Aturan baku dalam melengkapi kuadrat sempurna, di mana setiap penambahan nilai pada ruas kiri wajib ditambahkan pada ruas kanan dengan jumlah yang sama persis demi menjaga kesepadanan (=), melambangkan hukum keadilan dan ketetapan mutlak Al-Malik. Prinsip keseimbangan ini menegaskan bahwa seluruh sistem di alam semesta berjalan di bawah kendali dan aturan-Nya yang adil, konsisten, serta tidak dapat diubah secara sepihak.

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Menggambarkan sifat Ar-Razzaq yang Maha Mencukupkan kebutuhan hamba-Nya. Selain itu, tahap akhir penarikan akar kuadrat yang menghasilkan dua opsi penyelesaian melambangkan bahwa Allah selalu menyediakan lebih dari satu opsi jalan keluar dan pintu rezeki bagi manusia yang mau berikhtiar menyelesaikan persoalan hidupnya.


MATERI :

Sumber : Pinterest



Pengertian/Definisi Present Perfect Tense

Present perfect tense adalah suatu pola kalimat dengan perubahan bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan/mengungkapkan suatu aksi/peristiwa masa lalu yang masih berlanjut sampai sekarang.

Jadi, peristiwanya baru saja terjadi, tapi hasil atau akibat dari peristiwa tersebut masih bisa terlihat dan masih bisa dirasakan pada saat pembicaraan terjadi.

Selain itu, tenses ini biasanya digunakan untuk menunjukkan peristiwa atau membahas tentang pengalaman/perubahan yang berkaitan dengan suatu tempat.


Rumus Present Perfect Tense dan Pola Kalimatnya

Nominal Sentences (kalimat nominal) Present Perfect Tense

Kalimat nominal adalah kalimat yang tidak mengandung kata kerja seperti kata sifat, kata benda, dan kata keterangan. Yuk, lihat rumusnya di bawah ini!

Sumber : Pinterest

Contoh kalimat:

(+) You have been a creative writer since 2018. (Kamu telah menjadi seorang penulis kreatif sejak tahun 2018.)

(-) We have not been hungry. (Kita belum merasa lapar.)

(?) Has she been very busy this week? (Apakah dia sangat sibuk pekan ini?)


Verbal Sentences (kalimat verbal) Present Perfect Tense

Pada kalimat verbal, setelah subjek akan diikuti oleh kata kerja (V) alias verb. Nah, tenses ini menggunakan kata kerja ketiga a.k.a verb 3, guys. Lihat rumus berikut ini :

Sumber : Pinterest

Contoh kalimat:

  • Bentuk kalimat positif:
    I have eaten three times a day. (Saya sudah makan tiga kali sehari.)
  • Bentuk kalimat negatif:
    They have not paid their orders. (Mereka belum membayar pesanan-pesanan mereka.)
  • Bentuk Kalimat Interogatif:
    Have they surprised Cintia? (Apakah mereka sudah memberi kejutan pada Cintia?)


Contraction dalam Present Perfect Tense

Bentuk positif present perfect tense

  • I have: I’ve
  • You have: You’ve
  • We have: We’ve
  • They have: They’ve
  • She has: She’s
  • He has: He’s
  • It has: It’s

Bentuk negatif present perfect tense

  • I have not: I haven’t
  • You have not: You haven’t
  • We have not: We haven’t
  • They have not: They haven’t
  • She has not: She hasn’t
  • He has not: He hasn’t
  • It has not: It hasn’t

 

Rumus Question Words dalam Present Perfect Tense


Masih ingat tentang question words? Itu loh, pertanyaan yang dibentuk dengan menambahkan awalan 5W + 1H (what, where, who, when, why, how). Nah, kamu bisa juga mengajukan pertanyaan pada lawan bicara menggunakan question words yang diikuti present perfect tense. Rumusnya adalah sebagai berikut:

  • Untuk pertanyaan tentang tempat, proses, alasan, rumusnya adalah sebagai berikut: 

QW + have/has + been + S + V3 + past participle + O

Contoh kalimatnya:

Why have you moved the table? (Mengapa kamu memindahkan mejanya?)

  • Rumus untuk menanyakan subjek:

QW +have/has + V3 + C

Contoh kalimatnya:

Who has washed the shoes?  (Siapa yang mencuci sepatu?)

Time Expression dalam Present Perfect Tense

Sama seperti tenses lain pada umumnya, ada keterangan waktu yang bisa kamu gunakan pada present perfect tense sebagai complement.


Sumber : Pinterest

Fungsi Penggunaan dan Contoh Kalimat Present Perfect Tense

Nah, sampailah kita pada pembahasan terkait fungsi dan penggunaan present perfect tense dalam sebuah kalimat. Kira-kira, apa saja ya? Yuk, scroll ke bawah!

1. Mengungkapkan suatu peristiwa yang setelah terjadi/sudah dikerjakan, lalu pada saat pembicaraan berlangsung, ada akibat yang dirasakan

Contoh kalimat: 

  • I have swept the floor. (Saya sudah menyapu lantai.)
    Tindakan yang dilakukan pada contoh kalimat tersebut adalah lantai yang telah disapu. Nah, akibat yang dirasakan dari tindakan menyapu adalah lantai yang berubah menjadi bersih. 
  • I have paid for your mobile data. (Saya sudah membayarkan paket data kamu.)
    Artinya, akibat yang dirasakan dari membayar paket data adalah terhubungnya kembali smartphone dengan koneksi internet.

2. Menyatakan sesuatu yang terjadi sejak suatu waktu di masa lampau yang masih berkaitan dengan saat ini (ketika pembicaraan terjadi)

Seperti namanya, yaitu present perfect tense, kamu bisa menyatakan suatu kegiatan yang sudah dimulai sejak lama, tapi masih berlanjut hingga kini (present).

Contoh kalimat: 

  • She has lived here since 2000. (Dia tinggal disini sejak tahun 2000.)
  • I have studied there for 3 years. (Saya sudah belajar disini selama 3 tahun.

3. Membicarakan pengalaman tetapi tidak secara spesifik

Pada fungsi yang satu ini, Kita bisa menambahkan kata keterangan “ever” yang berarti pernah, atau “never” yang artinya “tidak pernah” untuk menceritakan suatu aktivitas atau pengalaman.

Contoh kalimat:

  • I have never eaten sushi. (Saya belum pernah makan sushi.)
  • I’ve been to Thailand five times. Have you ever been there? (Saya pernah ke Thailand lima kali. Pernahkah kamu ke sana?)

4. Menunjukkan suatu perubahan

Contoh kalimat:

  • Korea has become one of the most popular courses at the university since the Asia studies program was established. (Korea telah menjadi salah satu program studi paling populer di universitas sejak program studi Asia didirikan.)
  • My English has really improved since I moved to New Zealand. (Bahasa Inggris saya benar-benar meningkat sejak saya pindah ke Selandia Baru.)

5. Menyatakan suatu pencapaian atau hasil

Contoh kalimat:

  • My old sister has learned how to take great pictures. (Kakak perempuan saya telah belajar bagaimana mengambil gambar yang bagus.)
  • Doctors have cured many Covid-19 patients. (Dokter telah menyembuhkan banyak pasien Covid-19.)

6. Mengungkapkan aktivitas yang sudah dilakukan, tetapi belum terselesaikan hingga saat ini

Kalau ingin menyatakan kejadian yang sudah kamu mulai pada masa lampau, tapi ternyata saat pembicaraan terjadi, aksi tersebut belum selesai, maka bisa gunakan present perfect tense.

Contoh kalimat:

  • Clara has not finished his homework yet. (Clara belum menyelesaikan pekerjaan rumahnya.)
  • Meydi hasn’t taken the IELTS, but his British English is very great. (Meydi belum menguasai IELTS, tetapi bahasa Inggris British-nya sangat bagus.)

7. Menceritakan aktivitas yang terjadi pada periode waktu yang berbeda

Contoh kalimat:

  • Rama has attacked his friend five times. (Rama telah menyerang temannya lima kali.)
  • She has applied for many job vacancies, but there is no interview call for her. (Dia telah melamar banyak lowongan pekerjaan, tetapi tidak ada panggilan wawancara untuknya.)

8. Aksi berulang dalam kurun waktu yang tidak ditentukan antara masa lalu dan kini

Fungsi ini berlaku untuk menyatakan pengulangan suatu kegiatan tapi tidak dalam waktu yang spesifik.

Contoh kalimat:

  • Dika has visited her girlfriend in Jakarta frequently. (Dika sudah sering mengunjungi pasangannya di Jakarta.)
  • They have eaten at that chinese restaurant many times. (Mereka sudah makan di restoran Cina itu berkali-kali.)

9. Untuk menyatakan kejadian atau tindakan yang baru saja selesai/berakhir (menggunakan tambahan + just)

Untuk fungsi ini, kamu bisa mengutarakan bahwa suatu kegiatan itu terjadi tidak lama dari waktu pembicaraan. Hal ini dapat kamu lihat dari tambahan kata just.

Contoh kalimat:

  • Have you just finished your exercise? (Apakah kamu baru saja selesai berolahraga?)
  • I have just finished my task. (Saya baru saja menyelesaikan tugas saya.)

Jadi, pada fungsi kalimat ini, kamu benar-benar menyatakan suatu aktivitas yang baru saja selesai dilakukan.

10. Menceritakan sesuatu yang tidak cukup penting atau menyampaikan pertanyaan/pernyataan yang tidak diketahui jawabannya

Yap, present perfect tense dapat digunakan untuk menyatakan kegiatan yang sebetulnya nggak cukup penting untuk disampaikan.

Contoh kalimat:

  • Someone has eaten my pizza! (Seseorang telah memakan pizzaku!)
  • She’s learned roller skates. (Dia belajar sepatu roda.)


Let's Watch the video :


Sumber : Youtube



ASSESMEN :

Sumber : Pinterest






KESIMPULAN MATERI : 

Present perfect tense adalah suatu pola kalimat dengan perubahan bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan/mengungkapkan suatu aksi/peristiwa masa lalu yang masih berlanjut sampai sekarang.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN : 


1 komentar:

  1. assalamu'alaikum wr.wb
    queensha zhafirah mulia a.
    9b
    hadir
    trmksh atas materinya mem

    BalasHapus