Senin, 25 Maret 2024

MATERI KELAS 7 ABILITY AND DISABILITY

Hari / Tanggal : Senin, 25 Maret 2024

Kelas : 7A , 7C, 7B

TP2 : Peserta didik mampu berbicara tentang tips tentang belajar
              
           

ABILITY AND DISABILITY




Expressing Ability adalah ungkapan yang digunakan untuk mengungkapkan kemampuan akan sesuatu hal. Sedangkan, Expressing Disability adalah ungkapan tentang suatu hal yang menunjukkan ketidakmampuan akan sesuatu hal. Pada postingan kali ini saya akan berbagi tentang berbagai macam expression yang bisa digunakan ketika kita kebisaan kepada seseorang atau malah sebaliknya. Untuk setiap situasi tersebut akan dibagikan beberapa dialogue yang bisa digunakan sebagai acuan dalam memahami penggunaan expression tersebut.

A. Asking Ability
1.    Can you…?
2.    Can you go to...?
3.    Are you good at…?
4.    Is he able to…?
5.    Are you able to…?
6.    Are you capable of…?
7.    Do you know how to…?
8.    Do you think you can…?
9.    Do you know anything about…?
10. Do you have the experience or ability to…?

B. Responding Ability
1.    I can…
2.    I am able to…
3.    I know how to…
4.    I feel capable of…
5.    I might be able to…
6.    (Yes), no problem…
7.    I would I am able to…
8.    I know something about…
9.    I have the experience of…
10. I am pretty good at the job…
11. I would say I am capable of…
12. (I think) I have the qualification or experience or ability to…

C. Responding Disability
1.    I cannot…
2.    I am hopeless…
3.    I am not good at…
4.    I have no idea how…
5.    I have no experience of…
6.    No, I don’t know how to…
7.    I don’t know anything about…
8.    I am not sure I can/ know how to…
9.    (I am afraid) I cannot cope (with)…
10. I would not know where to begin or start…
11. I don’t think I have qualification or experience or ability to…

Dialogue 1 :
Sasya  : Hi Adya.
Adya   : Oh, hi.
Sasya : How are you doing?
Adya   : I'm doing alright. How about you?
Sasya : Not too bad. The weather is great isn't it?
Adya   : Yes. It's absolutely beautiful today.
Sasya : I wish it was like this more frequently.
Adya   : Me too.
Sasya : So where are you going now?
Adya   : I'm going to meet a friend of mine at Batam Ballet Training.
Sasya : Going to do a little dancing?
Adya   : Yeah, I have to perform a farewell party next week.
Sasya : It sounds nice, Are you capable of dancing?
Adya   : I am pretty good at the dance.
Sasya : That's great. Well, you better get going. You don't want to be late.
Adya   : I'll see you next time.
Sasya : Sure. Bye.

Dialogue 2 :
Reza   : Hi, Adzra! How are you today? 
Adzra  : Oh, Hi Reza...! I'm fine, thanks. 
Reza   : Do you have any planning for tomorrow? 
Adzra  : No, I haven't, why? 
Reza   : Would you like to going with me to my uncle's house? 
Adzra  : Of course, I would. 
Reza   : But, can you drive a car
Adzra  : "Don't worry, It's easy. I've took a course and got a driving license, but I am not able to
               drive a big car.
Reza   : It doesn't matter, My car is a carry. So, you don't need to drive a big car 
Adzra  : Yeah. So, when we will go? 
Reza   : Wait on your home, I will come there... 
Adzra  : OK!


    For more learning see my youtube channel :



    Don't forget to like and subscribe .... ☺☺☺☺☺

  
      EXERCISE :
 F

Make 6 sentences about you can do and you can't do! 
     (3 sentences ability and 3 sentences disability)


Example : 

     I can swim in the pool  
     I can't play football
     



Senin, 04 Maret 2024

SUMATIF TENGAH SEMESTER TP1 DAN TP2 MODUL 4

 IDENTITAS :

Hari/Tanggal : Selasa, 5 Maret 2024

Mapel : Bahasa Inggris

Kelas : 7A, 7B, 7C, 7D

FASE : D

MODUL 4

TP1 : Peserta didik mampu berbicara tentang jadwal kelas dan mata pelajaran sekolah.

TP2 : Peserta didik mampu berbicara tentang tips tentang belajar






Kepada siswa kelas 7 silahkan pelajari materi - materi pelajaran pada pada blog ini. soal - soal dibuat berdasarkan materi yang sudah dipelajari.

Materi Ulangan modul 4 TP1 dan TP2 sebagai berikut  :
    
MATERI :

-  Numbers, Days and Dates          
- How to Tell the Time           
-  School Subjects  
-  Have and Has
- Timetable / Schedule
- Procedure Text (Tips)
- Ability and Disability (can and can't)



Minggu, 11 Februari 2024

MATERI KELAS 7 PROCEDURE TEXT : TIPS

 Hari/Tgl : Senin,  12 Febuari  2024

Kelas : 7A, 7C, 7B

TP2 : Peserta didik mampu berbicara tentang tips tentang belajar




Definisi Procedure Text

Sesuai dengan namanya, tulisan ini merupakan jenis tulisan yang dibuat untuk memberikan informasi lewat langkah-langkah atau step-by-step dalam membuat sesuatu.

tulisan yang berisi langkah-langkah dalam bentuk poin akan lebih mudah ditangkap oleh pembaca dibandingkan dalam bentuk paragraf.

Hal ini dikarenakan kita lebih mudah menangkap tulisan yang lebih singkat-singkat dibandingkan dengan kalimat penuh yang terkadang membuat otak semakin pusing.

Di mana kita bisa menemukan tulisan ini? Resep, user guide sebuah produk, dan cara penyajian di bungkus makanan, dan lain sebagainya.

Namun, jika diperluas lagi, procedure text bukan hanya sebatas langkah-langkah dalam membuat sesuatu, tapi bisa juga berisi langkah-langkah yang berhubungan dengan perilaku manusia. Contoh: Langkah hidup sehat di tengah pandemi, cara mengobati sakit flu, dan lainnya.

Jika kamu perhatikan, procedure text yang biasa kita temui biasanya juga dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi untuk mempermudah dan memperjelas dari langkah-langkah yang sudah ditulis.

Dapat disimpulkan, tulisan ini memiliki peran besar untuk membantu atau mempermudah hidup manusia.

 

Ciri-Ciri Procedure Text

Masih bingung dengan jenis tulisan ini? Mari lihat seperti apa ciri-cirinya.

  • Menggunakan simple present tense.
  • Menggunakan imperative sentence yang merupakan bentuk kalimat untuk memberi perintah, seperti: don’t mix, turn on, cut into slices, dan lain sebagainya.
  • Menggunakan connective of sequence (then, while, next, dan lain sebagainya).
  • Menggunakan numbering (first, second, third, dan lain sebagainya).
  • Menggunakan action verb. Contohnya: turn, plug, put, dan lain sebagainya).
  • Menggunakan adverb. Contohnya: slowly, carefully, dan lain sebagainya.

 

Struktur Procedure Text

Menulis tulisan dengan menggunakan jenis procedure text sebenarnya tidak sulit, namun kamu harus mengenali terlebih dahulu bagaimana strukturnya.

1.   Tujuan

Jika kamu perhatikan dengan seksama, procedure text biasanya sudah memberikan apa tujuan dari langkah-langkah dalam membuat sesuatu.

Misalnya: How to make pastaGuide to install DVD playerHow to get over a breakup, dan sebagainya. Tujuan dari jenis tulisan ini terletak pada judul sebelum masuk ke dalam langkah-langkah yang lebih dalam.

2.   Bahan

Masuk ke dalam paragraf selanjutnya, tulisan ini akan menjelaskan mengenai bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses penyelesaian tujuan yang sudah dijelaskan di awal.

Jika menyangkut tentang makanan atau minuman, biasanya akan ditulis dengan ingredients. Sedangkan ketika menyangkut peralatan atau sejenisnya, biasanya aka ditulis dengan tools and materials. Contohnya:

  • Ingredients: Garlic, shallots, chilies, eggs
  • Tools and materials: Scissor, ruler, colored paper, glue 

3.   Langkah-langkah atau metode

Terakhir, kita masuk ke dalam langkah-langkah atau metode dalam penyelesaian tujuan. Penulis bisa menggunakan kata first, second, thrid, last, then, after, selain menggunakan penomoran. Dalam bagian ini, penulis harus menggunakan kata impreatif di setiap poinnya, seperti:

  • Use the ruler to make a triangle on colored paper.
  • Cut the colored paper along the line.
  • Add water to the mixture.
  • Beat egg whites until they are stiff.

 

Text procedure yang sudah kita pelajari pada semester lalu adalah Menu dan Manual, pada kesempatan kali ini kita akan mendapatkan contoh teks procedure yaitu TIPS.

 

Berikut ini contoh – contoh tips sebagai procedure text :









Senin, 27 November 2023

PERSIAPAN DAN KISI - KISI SOAL SUMATIF AKHIR SEMESTER GANJIL BAHASA INGGRIS 2023 KELAS 7

 Hari/Tanggal : Rabu, 29 NOVEMBER 2023

Kelas : 7A - 7D
            
           




Assalamualaikum.Wr.Wb.

Kepada siswa siswi kelas 7A - 7D,  silahkan pesiapkan diri kalian untuk mengikuti Sumatif Akhir Semester (SAS) Ganjil  pada hari Rabu, 29 Novenber 2023 dengan mempelajari materi - materi yang sudah dipelajari pada blog ini.
berikut ini adalah kisi - kisi Ujian Penilaian Akhir Semester Bahasa Inggris Kelas 7 :



MODUL 1

Materi :
  • GREETING AND LEAVE TAKING
  • INTRODUCTION SELF
  • INTRODUCTION OTHERS
  • HOBBY
  • DESCRIBING PEOPLE APPEARANCE AND CHARACTERS
  • DAILY ACTIVITIES/ROUTINES
  • NAME OF FOODS AND DRINKS
  • DESCRIBED FOODS
  • TOOLS AND INGREDIENTS IN RECIPES
  • PROCEDURE TEXT (RECIPE)
  • PART OF HOUSE
  • THERE IS AND THERE ARE
  • HOW TO GIVE INSTRUCTIONS (MANUAL)



Keep Spirit....
Thank You...




Rabu, 25 Oktober 2023

P5 FASE D BANGUNLAH JIWA DAN RAGANYA TOPIK MENGATASI TREND BULLYING DIKALANGAN REMAJA

Hari/Tanggal : Rabu, 25 Oktober 2023
Kelas : 7A, 7C, 7B
Materi : P5 (Bullying)




6 Jenis Bullying pada Remaja serta Tanda dan Cara Menghadapinya

Bullying atau perundungan pada remaja bisa terjadi di mana saja dan pada siapa saja, termasuk anak Anda. Maka dari itu, orangtua perlu mengetahui tanda-tanda bullying pada anak dan hal yang perlu dilakukan jika itu sampai terjadi. Yuk simak penjelasan lengkap mengenai penyebab, jenis, sampai cara mengatasi bullying pada remaja ini.

Apa itu bullying?

Dikutip dari American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, istilah bullying merujuk pada arti kata perundungan, intimidasi, atau penindasan.

Bila didefinisikan, bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan seseorang atau kelompok tertentu yang menargetkan orang atau kelompok lain dengan tujuan mengintimidasi.

Meski bisa terjadi pada semua rentang usia, bullying paling sering terjadi saat anak berada di fase remaja.

Perilaku ini biasanya dilakukan oleh individu atau kelompok yang lebih kuat pada yang lebih lemah. Selain itu, kejadian ini umumnya terjadi secara berulang atau terus menerus.

Tindakan ini juga mempunyai niat untuk memberikan rasa sakit hati dan tidak nyaman baik secara fisik mapun emosional.

Perlu diketahui bahwa perundungan berbeda dengan pertengkaran anak biasa. Perundungan bukan hanya menyerang fisik tetapi juga kejiwaan atau mental seseorang.

Orang yang menjadi korban bully biasanya memiliki suatu hal yang dirasa tidak umum oleh pelaku bully. 

Umumnya anak yang menjadi korban bully ialah yang kurang populer mempunyai fisik yang tidak sempurna, preferensi seksual yang berbeda, atau dari kondisi ekonomi bawah.

Namun, tidak menutup kemungkinan orang-orang yang populer di sekolah dan dari kalangan atas terkena bully karena misal ia cenderung arogan sehingga tidak disukai.

Jenis-jenis bullying pada remaja


Fenomena perundungan atau bullying adalah salah satu masalah yang hingga saat ini belum bisa diberantas secara menyeluruh.

Pasalnya, perundungan bisa terjadi di mana saja baik di sekolah, tempat les, bahkan di rumah.

Pada banyak kasus, korban perundungan tidak berani memberitahu siapa pun tentang kondisi yang dialaminya karena diancam oleh pelaku.

Ada jenis-jenis bullying yang mungkin dialami anak dan perlu diketahui oleh orangtua, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Bullying fisik

Biasanya perundungan fisik adalah salah satu dari jenis bullying pada remaja yang paling mudah dikenali. Sering kali, yang menjadi  korban akan menerima berbagai perlakuan fisik yang kasar.

Menurut National Center Against Bullying, jenis perundungan fisik bisa berupa menghalangi jalan korban, menyandung, mendorong, memukul, menjambak, hingga merusak barang.

Perhatikan apabila pada tubuh anak sering muncul luka atau memar tanpa alasan yang jelas. Biasanya anak yang menjadi korban enggan untuk mengakui bahwa dirinya ditindas secara fisik.

Hal ini disebabkan karena takut dianggap tukang mengadu atau diancam oleh pelaku bullying. Maka, anak mungkin akan menjawab bahwa luka tersebut didapat saat main basket atau jatuh dari tangga.


2. Bullying verbal

Salah satu dari jenis bullying pada remaja lainnya adalah perundungan verbal. Tindakan ini bisa dilakukan dengan kata-kata, pernyataan, julukan, dan tekanan psikologis yang menyakitkan atau merendahkan.

Dampak dari perundungan secara verbal mungkin tidak terlihat secara langsung. Maka dari itu, pelakunya tidak akan ragu untuk melontarkan ucapan yang tidak pantas secara terus-menerus.

Biasanya, hal ini dilakukan ketika tidak ada saksi atau orang lain yang lebih tua.

Perundungan jenis ini biasanya ditujukan pada anak yang fisik, penampilan, sifat, atau latar belakang sosialnya berbeda dari anak-anak yang lain.

Tak jarang satu dari jenis perundungan ini dialami oleh anak yang gemuk, minderan, atau prestasinya di sekolah kurang tampak.

3. Tindakan pengucilan

Jenis perundungan lainnya yang juga cukup sering terjadi yaitu pengucilan.

Anak Anda tidak disakiti secara fisik maupun verbal, tetapi justru dimusuhi dan diabaikan oleh lingkungan pergaulannya.

Anak akan kesulitan mencari teman, karena biasanya pelaku punya pengaruh yang cukup kuat untuk membujuk orang lain mengucilkan si korban.

Biasanya, anak yang mengalami jenis perundungan ini sering menyendiri, mengerjakan tugas kelompok seorang diri dan tidak pernah bermain bersama teman-teman di luar jam sekolah.

4. Cyberbullying

Faktanya, bullying tak hanya terjadi di dunia nyata. Sekarang ini, bullying di dunia maya atau cyberbullying umum terjadi.

Artinya, jenis perundungan ini tidak dilakukan di lingkungan sekolah atau kehidupan sehari-hari secara langsung, tetapi di dunia maya melalui internet.

Umumnya media yang digunakan untuk melakukan perundungan di dunia maya yaitu media sosial, aplikasi chatting, atau surat elektronik (e-mail).

Mengingat sifatnya yang bebas, anak Anda mungkin menerima perundungan dari orang yang tidak dikenalnya atau orang dengan nama pengguna (username) samaran.

Perundungan yang terjadi biasanya berupa hinaan atau sindiran. Bisa juga berupa gosip tentang anak Anda yang disebarkan melalui media sosial.

Ciri-ciri anak yang menjadi korban cyberbullying adalah sering menghabiskan waktu di dunia maya tetapi tampak sedih atau tertekan setelahnya.


5. Bullying seksual

Jika anak Anda sudah memasuki usia remaja awal, jenis perundungan ini lebih mungkin dialami.

Pelaku perundungan akan mengomentari, menggoda, berusaha mengintip, bahkan menyentuh korban secara seksual.

Dalam beberapa kasus, perundungan seksual termasuk dalam tindakan kriminal yaitu pelecehan atau kekerasan seksual, yang memungkinkan pelaku ditindak secara hukum.

Kebanyakan korban dari jenis perundungan seksual adalah anak perempuan, meskipun tak menutup kemungkinan anak laki-laki juga mengalaminya.

Contoh perundungan seksual pada remaja

Tak hanya itu, perundungan seksual pada remaja adalah jenis bullying dengan cakupan yang cukup luas, seperti:

• menyebarkan foto korban yang bersifat sensual dan pribadi,

• mengambil foto korban diam-diam dengan tujuan memuaskan gairah seksual pelaku, atau

• memaksa korban menonton atau melihat hal-hal yang berbau pornografi.

6. Bullying antar saudara

Jenis bullying lainnya yang bisa terjadi pada remaja adalah perundungan dari saudara terdekat.

Hal ini bisa terjadi ketika ada salah satu pihak yang merasa bahwa ia diperlakukan kurang baik dibandingkan dengan adiknya.

Remaja yang pernah dirundung pada masa kecilnya dilaporkan cenderung lebih rentan mengalami masalah mental sewaktu dewasa.

Inilah bahaya bullying di rumah yang perlu lebih diwaspadai setiap orangtua.

Tanda-tanda bullying pada remaja

Tidak ada cara mudah untuk benar-benar mengetahui apa benar anak menjadi korban bullying di sekolah.

Banyak tanda dan gejala yang ditunjukkan anak korban perundungan mirip dengan tipikal perilaku remaja pada umumnya.

Namun apabila terlambat disadari, tak menutup kemungkinan anak remaja Anda mengalami depresi.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda bullying pada remaja yang perlu diperhatikan orangtua.

• Perubahan sikap seperti jadi tidak minat makan, pendiam, dan mudah tersinggung.

• Anak tidak pernah membicarakan soal pertemanannya di sekolah atau marah ketika Anda menanyakannya.

• Mengalami gangguan tidur seperti tidur larut malam atau bahkan tidak tidur sama sekali.

• Menarik diri dari pergaulan serta muncul ketakutan terhadap lawan jenis.

• Menjadi sangat protektif terhadap alat-alat elektronik yang dimilikinya seperti ponsel atau komputer.

• Nilai mata pelajaran perlahan menurun.

• Terjadi krisis percaya diri serta gaya berpakaian berubah.

• Timbul luka memar di wajah, tangan, punggung, dan bagian tubuh lainnya secara tiba-tiba.

Intinya, waspadai perubahan sikap drastis yang terjadi pada anak Anda dan jangan sungkan untuk bertanya padanya.

Hal yang bisa dilakukan orangtua ketika anak menjadi korban bullying

Kebanyakan remaja yang mengalami perundungan tidak mengerti sepenuhnya apa yang terjadi.

Mungkin ketika merasa tertindas, mereka akan merasa ketakutan atau bahkan marah tanpa tahu harus melampiaskan pada siapa.

Itulah pentingnya menyadari sejak dini tanda-tanda anak jadi korban bullying.

Hal ini dimaksudkan agar orangtua bisa mendampingi dan mencari solusi sebelum kondisinya bertambah parah.

Berikut langkah yang perlu diambil saat bullying terjadi pada anak remaja Anda.

1. Bantu anak untuk mencari solusi bersama

Bullying yang terjadi pada remaja biasanya membuat anak merasa tidak berdaya, ketakutan, dan putus asa hingga depresi. Penting bagi Anda untuk meyakinkan ia untuk mencari jalan keluarnya bersama-sama.

Jangan memaksa atau mengancam saat menghadapi anak korban bullying untuk menceritakan detail jika ia keberatan atau merasa tersiksa menceritakannya.

Lebih baik mulai dari bagaimana hubungannya dengan teman-teman di sekolah, apakah ia merasa cocok dengan teman-teman, atau apakah ia memiliki keinginan untuk pindah sekolah.



2. Berikan dukungan dan semangat pada anak

Pastikan bahwa kondisi di rumah cukup tenang, mendukung, dan aman buat anak. Ketika anak bercerita soal pengalamannya yang tidak mengenakkan ini, dengarkan dengan tenang dan sabar.

Berikan keyakinan bahwa Anda akan selalu ada untuk mendukungnya dalam menghadapi masalah ini.

Sampaikan juga padanya bahwa Anda tidak marah atau kecewa padanya. Jangan lupa yakinkan bahwa ini bukan salahnya.

3. Kumpulkan bukti untuk pihak berwenang

Jika bullying yang dilakukan terbukti secara fisik dan seksual, jangan ragu untuk membicarakan masalah ini dengan pihak sekolah.

Jangan biarkan anak Anda terus-terusan mendapat perundungan hanya karena Anda merasa tidak enak untuk membicarakannya dengan pihak sekolah.

Pasalnya, perundungan dapat mengakibatkan berbagai masalah mulai dari gangguan makan, gangguan tidur, hingga depresi jika dibiarkan terlalu lama tanpa penyelesaian.

Ketika anak menghadapi kasus bullying, simpan semua bukti yang ada bahkan lakukan visum jika diperlukan. Kemudian, tunjukkan pada pihak sekolah.

Anda juga bisa meminta bantuan dari pihak sekolah beserta kepolisian untuk menindak kasus tersebut jika sudah menyangkut fisik dan seksual.

4. Bangun kembali kepercayaan diri anak

Sangat wajar jika anak sangat ketakutan, cemas, marah, dan sedih dalam waktu yang bersamaan.

Sebagai orangtua, peran Anda dibutuhkan untuk membuatnya tenang dan mengembalikan kepercayaan dirinya.

Ajari anak Anda untuk melawan hinaan atau ejekan dari pelaku dengan cara yang dewasa.

Sebagai contoh, dengan mengatakan, “Jangan mengejekku seperti itu,” atau, “Daripada menghina orang lain, lebih baik cari kegiatan lain saja sana,” sambil menatap mata pelaku.

Intinya, bullying bukan sekadar “permainan” anak di usia remaja. Ada dampak bullying yang bisa terjadi bahkan dapat berakibat fatal pada kondisi mental korbannya.

Untuk itu, jangan ragu untuk bertanya pada anak jika sikapnya berubah cukup drastis.

Selasa, 10 Oktober 2023

PERSIAPAN DAN KISI - KISI SOAL SUMATIF TENGAH SEMESTER GANJIL BAHASA INGGRIS 2023 KELAS 7

Hari/Tanggal : Rabu, 13 Oktober 2021

Kelas : 7A - 7D
            
           



          
        


Assalamualaikum.Wr.Wb.

Kepada siswa siswi kelas 7A - 7D,  silahkan pesiapkan diri kalian untuk mengikuti Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil  pada hari Rabu, 11 Oktober 2023 dengan mempelajari materi - materi yang sudah dipelajari pada blog ini.
berikut ini adalah kisi - kisi Ujian Penilaian Tengah Semester Bahasa Inggris Kelas 7 :



MODUL 1

Materi :
  • GREETING AND LEAVE TAKING
  • INTRODUCTION SELF
  • INTRODUCTION OTHERS
  • HOBBY
  • DESCRIBING PEOPLE APPEARANCE AND CHARACTERS
  • DAILY ACTIVITIES/ROUTINES



Keep Spirit....
Thank You...