Senin, 20 April 2026

MATERI KELAS 8 : VERB-ING (KATA KERJA BERAKHIRAN -ING)

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari / Tanggal : Senin, 20 April 2026

Kelas : 8B

Materi : Verb-ing (Kata Kerja Berakhiran -Ing)

Tujuan Pembelajaran : Ask for and give opinions






Materi Pembelajaran :

Verb Ing: Pengertian, Contoh, dan Aturan Penggunaan dalam Kalimat

 

Bahasa Inggris merupakan bahasa dengan pengguna paling banyak di dunia. Bahasa satu ini dianggap cukup mudah untuk dipelajari, mulai dari grammar hingga kosa katanya. Salah satu materi yang cukup familiar yakni terkait verb ing.

Materi ini sangat penting untuk dipahami, terutama bagi kalian yang memang ingin mahir berbicara maupun menulis dengan bahasa Inggris. Materi ini akan menerangkan terkait kata kerja dalam bahasa Inggris. Kata kerja seperti apa yang dimaksud? Simak penjelasan di bawah ini!

 

Rules of Adding – ING to Verbs : 

 



Beberapa Kondisi dimana Verb –ing Harus Digunakan dalam Pembuatan Sebuah Kalimat

Penggunaan verb –ing paling dasar adalah untuk menggambarkan kejadian sedang berlangsung dan tidak tahu kapan akan berakhirnya. Jika memang Anda merasa ingin membuat kalimat tersebut, harus memasukkan kata kerja dengan tambahan –ing. Berikut akan dijelaskan kondisi digunakannya verb –ing di sebuah kata dalam badan kalimat.

 

1. Penggunaan Verb –Ing sebagai Present Participle bagian dari Kata Kerja

Kondisi ini jelas sekali akan digunakan saat verb –ing menjadi bagian dari kata kerja tense continous, yaitu terjadi sekarang dan berkelanjutan. Contohnya seperti I am cooking at the kitchen, she is writing a novel for her job dan masih banyak lainnya. Jika sepertinya Anda ingin membuat kalimat sejenisnya, kata kerja haru ditambahkan –ing.

Selain itu biasanya kata kerja yang digunakan pada kondisi ini perannya akan berkaitan dengan panca indera. Contohnya they saw him eating during the class, we heard his crying after the wedding. Kata-kata sifat juga bisa menggunakan –ing jika memang diperlukan guna menyempurnakan sebuah kalimat menjadi benar.

 

2. Penggunaan Verb –Ing sebagai Gerund

Meskipun di bawah nanti akan ada penjelasannya lagi, di poin ini akan dijelaskan terkait penggunaan verb –ing sebagai gerund. Dimana fungsi kata kerjanya berganti menjadi kata benda, juga terkadang digunakan menggantikan subjek karena subjek aslinya akan melakukan sebuah aksi. Contohnya, Swimming makes Mecca’s hold the breath longer.

Lalu, ada juga ketika gerund dijadikan sebagai objek, karena subjek menyukai aksi atau kegiatannya tersebut. Contohnya adalah She will choose cooking class than math class. Selain itu, gerund juga bisa menjadi pelengkap, misalnya My favorite activity is writing.

Selanjutnya akan dijelaskan secara lengkap lagi tentang penggunaan ver –ing present participle dan gerund. Kedua poin di atas hanya berusaha menjelaskan secara detail lagi sebelum masuk ke pembelajaran verb –ing selanjutnya.


Assesment :

Add the suffix -Ing to each of the following words.


Fill in the blanks with the suitable words below.



Refkleksi : 

Penggunaan verb –ing paling dasar adalah untuk menggambarkan kejadian sedang berlangsung dan tidak tahu kapan akan berakhirnya. Jika memang Anda merasa ingin membuat kalimat tersebut, harus memasukkan kata kerja dengan tambahan –ing. Berikut akan dijelaskan kondisi digunakannya verb –ing di sebuah kata dalam badan kalimat. 

Mereka sudah memahami penggunaan dan syarat dari verb-ing  dalam kalimat bahasa inggris.




Jumat, 17 April 2026

MATERI KELAS 7 PREPOSITION OF PLACE

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari / Tanggal :  Jum'at, 17 April 2026

Kelas : 7A, 7C

Materi : Preposition of Place

Tujuan Pembelajaran : Siswa harus dapat meminta dan memberi petunjuk



Materi Pembelajaran :

Dalam bahasa Inggris, preposition of place adalah kata depan yang digunakan untuk menunjukkan tempat atau preposis. Dapat diartikan juga sebagai kata atau preposisi tempat yang menggambarkan posisi seseorang atau benda terhadap orang atau benda lainnya. 

Preposisi tempat dalam bahasa Inggris yang paling umum adalah in, on, at (yang dibahas di artikel lain) yang artinya adalah “di”.

Beberapa preposisi tempat (preposition of place), yaitu:

  • In (di, di dalam)
  • On (di, di atas permukaan)
  • At (di)
  • Under (di bawah)
  • Between (di antara)
  • Below (di bawah)
  • Above (di atas)
  • In front of (di depan)
  • Beside (di samping)
  • Behind (di belakang)
  • Among (di antara)
  • Inside (di dalam)
  • Near (di dekat)
  • Next to (di sebelah)

Untuk mempelajari lebih lanjut silahkan tonton video dibawah ini :




Assesment :

Look at the picture and complete the sentences with the correct preposition !



Refkleksi : 

Siswa sudah memahami preposition of place adalah kata depan yang digunakan untuk menunjukkan tempat atau preposis. Dapat diartikan juga sebagai kata atau preposisi tempat yang menggambarkan posisi seseorang atau benda terhadap orang atau benda lainnya

Mereka sudah memahami kosakata2 yang berhubungan dengan preposition of place dalam bahasa inggris.



Kamis, 02 April 2026

MATERI KELAS 7 SCHOOL'S FACILITIES OR OBJECTS

IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari / Tanggal : Senin, 6 April 2026

Kelas : 7D, 7B

Materi : School's Facilities and Equipment

Tujuan Pembelajaran : Siswa harus dapat meminta dan memberi petunjuk



Materi Pembelajaran :

Sekolah saat ini harus mempunyai segala macam fasilitas bagi siswanya, mulai dari bidang akademik, sarana prasarana, dan administrasi. Generasi masa kini ingin sekolahnya memenuhi semua kebutuhan mereka tidak hanya terbatas pada fasilitas akademik dan jurusan yang baik.

Berikut ini daftar fasiltas – fasilitas sekolah dalam Bahasa Inggris :



  • The schoolyard
  • The Principal’s office
  • The classroom
  • The music room
  • The art room
  • The computer room
  • The library
  • The lockers
  • The pool
  • The baseball field
  • The playground
  • The toilet

Berikut ini daftar peralatan – peralatan  sekolah dalam Bahasa Inggris, bisa kita lihat dalam video berikut ini :



Assesment :

Who am I ? (Question in PPT)
Answer these Questions ! (in PPT)
Look and Answer the Question ! (in PPT)

Refkleksi : 

Siswa sudah memahami Sekolah saat ini harus mempunyai segala macam fasilitas bagi siswanya, mulai dari bidang akademik, sarana prasarana, dan administrasi. Generasi masa kini ingin sekolahnya memenuhi semua kebutuhan mereka tidak hanya terbatas pada fasilitas akademik dan jurusan yang baik. 
Mereka sudah memahami kosakata2 fasilatas sekolah dalam bahasa inggris.

MATERI KELAS 8 : SO AND TOO

 IDENTITAS :

Nama Guru : Desi Oktaviana,S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Hari / Tanggal : Selasa, 6 April 2026

Kelas : 8B

Materi : So and Too

Tujuan Pembelajaran :Ask for and give opinions





Materi Pembelajaran : 

Bagi kamu yang sedang belajar Bahasa Inggris, pasti sudah tidak asing lagi bukan dengan kata so dan too? Kedua kata ini banyak digunakan dalam teks-teks Bahasa Inggris, baik teks naratif, deskriptif, prosedur maupun jenis-jenis teks lainnya. Oleh sebab itu, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui dengan detil fungsi dari kedua kata tersebut.

Beberapa orang menganggap kedua kata ini sama. Ya, makna keduanya mungkin memang sama. Tapi, sebenarnya kedua kata ini juga memiliki perbedaan lho. Apakah kamu tahu apa yang membedakan so dari too?

 

Kapan Kata So Too Digunakan?

So dan too adalah kata yang sederhana dalam Bahasa Inggris. Meskipun demikian, tak jarang orang menggunakan kedua kata ini dalam konteks kalimat yang salah. ‘Kecil-kecil cabe rawit’ mungkin bisa menjadi deskripsi yang tepat bagi kedua kata ini.

Kata so dan too bisa digunakan pada dua konteks yang berbeda. Yang pertama, kata ini digunakan jika kamu ingin menyatakan kondisi yang sama dengan apa yang dikatakan lawan bicara atau teks yang muncul sebelumnya. Dengan kata lain, kedua kata ini dapat digunakan untuk mengungkapkan ekspresi ‘juga’ atau ‘saya juga’. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat menyimak beberapa contoh dibawah ini.

1.   Tina likes the Backstreet Boys and I like them, too.

2.   Jono: I ate fried rice this morning.

Tika: So did I.

Pada kalimat 1, subyek ‘I’ mengatakan bahwa Tina menyukai grup musik Backstreet Boys, sama seperti dirinya. Subyek ‘I’ menyatakan kesamaan tersebut lewat kata ‘too’. Sementara pada kalimat 2, Tika mengatakan bahwa dia juga memakan menu sarapan yang sama sperti Jono, yaitu nasi goreng. Pernyataan tersebut tampak dari kata ‘so’.

Bukan hanya untuk menyatakan kesamaan atau ‘juga’, kata so too pun bisa kamu gunakan untuk menerangkan kata lain, misalnya adverb (kata keterangan), pada suatu kalimat. Meskipun memiliki fungsi yang sama dalam hal ini, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Dapatkah kamu merasakan perbedaannya dalam kalimat berikut ini?

1.   The weather is so hot that I feel like being in the desert.

2.   Jakarta is too hot for me to stay.

Untuk Menyatakan ‘Juga’

Seperti sudah dibahas di atas, kata so too memiliki kesamaan fungsi untuk menyatakan ekspresi ‘juga’ dalam kalimat positif. Tapi, ketika digunakan dalam kalimat, keduanya memiliki struktur yang berbeda. Too berada di akhir kalimat, sedangkan so berada di awal kalimat pada contoh di atas.

Sebenarnya kedua kata tersebut berperan dalam meringkas kalimat untuk menjadi lebih pendek tanpa mengurangi maknanya. So dan too juga berguna untuk menghindari pengulangan yang tidak perlu dalam satu kalimat. Simak contoh-contoh di bawah ini.

1.   Alika lives in Indonesia.

2.   Tobi lives in Indonesia.

3.   Alika lives in Indonesia and Tobi lives in Indonesia.

Kalimat 3 merupakan penggabungan kalimat 1 dan 2 dengan menggunakan kata hubung ‘and’. Namun, menggabungkannya secara utuh membuat kalimat tersebut mengalami pengulangan dan mengurangi estetika kalimat dan juga kenyamanan saat membacanya. Nah, disinilah kata so dan too dapat memainkan perannya. Kalimat 3 pada contoh di atas dapat diubah menjadi:

  • Alika lives in Indonesia and so does Tobi. (Alika tinggal di Indonesia dan Tobi juga)
  • Alika lives in Indonesia and Tobi does, too. (Alika tinggal di Indonesia dan Tobi juga)

So

Ketika kamu menggunakan kata ‘so’, kata tersebut harus diletakkan di depan atau tepat setelah kata sambung ‘and’. Lalu, kata ‘so’ harus diikuti dengan to be (is, am, are, was, were) atau auxiliary (do, does, did) sesuai dengan kalimat pertama (dalam konteks ini ‘Alika lives in Indonesia’ merupakan kalimat pertama). Setelah itu, kamu harus meletakkan subyek kedua di akhir kalimat (Tobi).

Untuk menentukan penggunaan to be atau auxiliary, kamu harus memerhatikan Verb (kata kerja) pada kalimat pertama. Jika kalimat pertama menggunakan to be, maka kalimat kedua pun harus mengikuti hal yang sama. Begitu pun dengan auxiliary. Yang juga harus menjadi perhatian kamu adalah tenses yang digunakan pada kalimat.

Contoh penggunaan to be dengan simple present dan past tense:

  • Alika is a student and so is Tobi.
  • Alika was a student and so was Tobi.

Contoh penggunaan auxiliary dengan simple present dan past tense:

  • Alika lives in Indonesia and so does Tobi.
  • Alika lived in Indonesia and so did Tobi.

Too

Berbeda dengan kata ‘so’, ‘too’ diletakkan di ujung atau akhir kalimat. Kata sambung ‘and’ pada kalimat akan diikuti dengan subyek. Setelah itu, kamu harus meletakkan to be atau auxiliary dengan aturan yang sama seperti pada kata ‘so’, yaitu mengikuti Verb dari kalimat sebelumnya. Barulah setelah to be atau auxiliary kamu bisa menaruh kata ‘too’ tersebut.

Berikut ini contoh penggunaan ‘too’ dengan to be simple present dan past tense:

  • Alika is a student and Tobi is, too.
  • Alika was a student and Tobi was, too.

Contoh penggunaan ‘too’ dengan auxiliary simple present dan past tense:

  • Alika lives in Indonesia and Tobi does, too.
  • Alika lived in Indonesia and Tobi did, too.

Kata So Too untuk Menerangkan Kata Lain

Fungsi lain dari kata so too adalah untuk menerangkan adverbadjective, dan juga verb. Kata ‘so’ digunakan ketika kamu ingin menerangkan seberapa cepat, seberapa indah, atau seberapa banyak suatu hal yang ada atau terjadi. Sementara itu, kata ‘too’ digunakan untuk menerangkan bahwa suatu hal terjadi secara berlebihan.

1.   She danced so gracefully that I could not blink my eyes from her.

(Dia menari dengan sangat indah hingga saya tidak mampu berkedip)

1.   She walked too fast that I could not follow her.

(Dia berjalan terlalu cepat hingga saya tidak dapat mengikutinya)

Dari kedua kalimat di atas, kamu dapat merasakan dan mengamati bahwa kata so too memiliki kesan yang berbeda. Kata ‘so’ bermakna lebih positif. Sementara kata ‘too’ memiliki makna yang cenderung lebih negatif karena menerangkan bahwa sesuatu dilakukan secara berlebihan.

Cukup unik bukan kedua kata sederhana ini? Terdapat aturan yang cukup detil ketika kamu ingin menggunakan keduanya dalam kalimat yang baik dan benar. Jangan lupa untuk tetap memerhatikan penggunaan tenses saat kamu membuat kalimat dengan kata so too.


Assesment :

Complete the gaps with SO or Too.



Refleksi :

Kata so dan too bisa digunakan pada dua konteks yang berbeda. Yang pertama, kata ini digunakan jika kamu ingin menyatakan kondisi yang sama dengan apa yang dikatakan lawan bicara atau teks yang muncul sebelumnya. Dengan kata lain, kedua kata ini dapat digunakan untuk mengungkapkan ekspresi ‘juga’ atau ‘saya juga’. 

Sebagian besar siswa sudah memahami penggunaan so and too dala kalimat berbahasa inggris.